Kronologi Raffi Ahmad Foto Depan Blueray Cargo di New York, Ada Gading Marten, Ariel NOAH dan Desta
Tiara Shelavie June 12, 2026 10:19 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Nama presenter kondang Raffi Ahmad ikut disorot atas kasus dugaan korupsi terkait impor barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang melibatkan Blueray Cargo Group.

Meski tak menjadi saksi dalam perkara yang menyeret Blueray Cargo Group, namun suami Nagita Slavina itu membantah adanya dugaan keterlibatan dirinya dalam kasus tersebut.

Tak ingin masalah terus melebar, selebriti yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni ini, memberikan klarifikasi.

Bapak tiga anak ini, sekaligus mengungkap kronologi bertemu Blueray Cargo dan berfoto bersama karyawannya di sana.

Dijelaskan Raffi, foto tersebut diambil pada Oktober 2025 saat dirinya bertolak untuk event lari Chicago Marathon.

Di sana, Raffi juga turut mengajak tim The Dudas-1 yang beranggotakan Gading Marten, Ariel NOAH dan Desta.

"Jadi begini ceritanya, saya lagi lari maraton sama si Ariel Oktober 2025 ke Chicago Marathon. Disemangatin sama Desta sama si Gading," ucap Raffi menjelaskan dalam kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, dikutip Jumat (12/6/2026).

Setelah menyelesaikan event lari tersebut, Raffi dan rombongan beranjak ke New York untuk bertemu dengan kolega lain di sebuah restaurant.

Tak diketahui Raffi, restaurant yang didatanginya itu bersebelahan dengan toko atau counter Blueray Cargo Group.

Saat lewat, pria 39 tahun ini, disapa oleh seorang yang saat itu menjaga toko Blueray Cargo Group.

Lalu nampak percakapan basa-basi saat Raffi ditawari jasa kirim barang lewat Blueray Cargo.

Baca juga: Hotman Paris Cari Penyebar Tudingan Skandal Blueray, Raffi Ahmad Lapor Seskab Teddy  dan Dasco

Setelahnya, mereka turut berfoto bareng di depan toko yang bertuliskan Blueray Cargo Group.

Saat itu, juga terlihat Desta, Ariel NOAH dan Gading ikut dalam barisan foto.

"Habis dari Chicago kita main ke New York sambil ketemu sama temen atau warga yang ada di sana. Datanglah kita ke restaurant yang namanya Awang Kitchen di Queens, New York. Ada videonya di YouTube juga ada."

"Di sebelah kanannya ada toko Indonesia produk Indonesia, mampirlah ke sana, lalu baliklah kita ke Awang Kitchen. Pas mau balik tepat disebelahnya (Awang Kitchen) kan ada toko Blueray. Mereka (menyapa) dia ngajak foto. Si Gading, Desta, sama Ariel juga ikut foto di depan (kantor) Blueray Cargo," jelasnya panjang.

Sebagai publik figure yang amat terkenal, Raffi berniat hanya merespons basa-basi atas tawaran dari seseorang oknum tersebut.
 
"Biasalah basa-basi 'A Raffi, Mas Ariel kita ini bisa mengirim Handphone, Laptop'. Ya masak aku bilang enggak 'Oh iya' gitu kan. Namanya juga orang nawarin (basa-basi) masak saya bilang enggak. Saya bilang 'Oh iya nanti yaa, oke'. Udah gitu pulang terus foto," lanjutnya.

Namun tak disangka, percakapan basa-basi itu diduga dibahas dalam forum percakapan WhatsApp oknum itu dengan bos Blueray Cargo Group.

Hingga namanya kini ikut disebut saat sidang kasus dugaan penyelundupan di pengadilan.

"Tiba-tiba katanya tempat yang Blueray ini ada masalah apa kan saya nggak tahu, tiba-tiba ketangkep. Salah satu oknum diperiksa HP, dan ketemulah ada foto saya, foto Ariel. Pas ditanya mereka bilang 'Oh iya mereka mau memesan'. Saya bingung kenapa saya mau memesan," tukasnya lagi.

Menurut Raffi, perkara yang menyeret namanya ini amat lucu.

Lantaran ia merasa tidak mengenal sosok bos dari Blueray, bahkan tak ada transaksi apapun dengan perusahaan cargo tersebut. Namun kini namanya ikut muncul dalam pembahasan sidang.

"Ini lebih lucu, permasalahannya saya pesen aja enggak, transaksi nggak ada, WhatsApp-nya aja nggak. Nggak mungkin saya kenal ngasih WhatsApp."

"Mungkin karyawannya itu WhatsApp ke bosnya kali 'ini Raffi mau mengirim HP' padahal kan saya basa-basi," tutupnya.

Baca juga: Raffi Ahmad Bantah Kenal Bos Blueray, Spontan Diajak Foto di New York, Lapor Istana dan DPR

Sebelumnya, Raffi juga sudah mengadakan konverensi pers terkait namanya disangkutkan dalam kasus Blueray.

Ia sudah memberikan bantahan atas dugaan mengenal bos perusahaan PT Blueray Cargo, John Field, setelah sempat berfoto di depan toko mereka yang ada di New York.

"Saya nggak kenal. Beliau memperkenalkan diri tapi saya nggak kenal," kata Raffi Ahmad saat menggelar konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

"Namanya pun nggak ingat. Memesan barang pun nggak. Secara transaksional pun nggak ada," cetus Raffi

Demi menjaga integritas institusi pemerintahan apalagi dirinya kini juga mengemban amanah sebagai pejabat publik, ia mengaku telah melaporkan situasi ini dan meminta arahan langsung dari pihak Istana Negara hingga pimpinan DPR RI.

"Yang pertama saya sudah berkomunikasi sama pihak Istana, sama Pak Teddy, Pak Seskab (Sekretaris Kabinet). Saya juga berbicara kepada pimpinan DPR, Pak Dasco," ungkap Raffi.

Langkah pelaporan dan penunjukan Hotman Paris sebagai kuasa hukum ini diambil Raffi sebagai bentuk tanggung jawab moral agar isu yang berkembang liar di masyarakat bisa diluruskan sejelas-jelasnya berdasarkan fakta hukum.

"Karena sekarang saya ada kepercayaan dan amanah dari negara. Jadi saya harus meluruskan dengan benar sebenar-benarnya," kunci Raffi.

(Tribunnews.com/Ayu/Fauzi Alamsyah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.