Daftar Harga BBM BP, Vivo, dan Shell Saat Pertamax Jadi Rp 16.500, Pertamina Muncul Jelang Demo
Ardhi Sanjaya June 12, 2026 11:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Biosolar tidak mengalami kenaikan.

Pertamina menanggapi reaksi panas dari masyarakat perihal kenaikan harga Pertamax yang kini mencapai Rp 16.250.

Kenaikan juga terjadi pada sektor BBM swasta.

Menurut Simon, harga Pertalite tetap dipertahankan sebesar Rp 10 ribu per liter, sementara Biosolar tetap berada di level Rp 6.800 per liter sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Simon menjelaskan, penyesuaian harga hanya berlaku untuk BBM non-subsidi, yakni Pertamax dan Pertamax Green, yang mulai diberlakukan sejak 10 Juni 2026. 

Ia mengatakan, langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk dinamika geopolitik global dan pergerakan harga minyak di pasar internasional. 

Meski demikian, Pertamina tetap memperhatikan daya beli masyarakat dalam setiap kebijakan penyesuaian harga yang dilakukan.

"Menanggapi perkembangan saat ini terkait harga BBM, perlu kami sampaikan bahwa harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan," katanya.

Lebih lanjut, Simon mengungkapkan, penyesuaian harga BBM non-subsidi tidak hanya dilakukan di jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga diterapkan oleh sejumlah SPBU milik badan usaha swasta lainnya. 

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan respons terhadap kondisi pasar energi global yang terus mengalami perubahan.

Di tengah berbagai tantangan global yang berkembang, Pertamina bersama pemerintah tetap berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. 

Simon menegaskan, perusahaan akan terus memastikan pasokan energi tetap aman dan dapat diakses masyarakat secara luas.

Baca juga: Tak Cuma Pertamax, Ojol di Kota Bogor Juga Kaget dengan Harga Oli Motor, Sempat Tak Percaya

“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini. Mari kita bersama-sama bijak menggunakan energi,” kata Simon.

Harga BBM di SPBU swasta seperti BP, Vivo, dan Shell mengalami penyesuaian. 

Berikut adalah daftar harga terbaru untuk wilayah Jabodetabek pada Juni 2026:

1. SPBU BP 

BP 92: Rp 16.670 per liter 

lBP Ultimate: Rp 17.240 per liter 

lBP Ultimate Diesel: Rp 25.060 per liter 

2. SPBU Vivo 

Revvo 92: Rp 12.390 per liter 

Revvo 95: Rp 17.240 per liter 

Diesel Primus: Rp 25.060 - Rp 30.890 per liter 

3. SPBU Shell 

V-Power Diesel: Rp 24.490 per liter 

Ketersediaan dan harga jenis BBM tertentu di SPBU Shell seperti Shell Super atau V-Power reguler mungkin bervariasi di beberapa lokasi.

  • Demo Mahasiswa

Dua demonstrasi akan digelar di Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026) hari ini.

Unjuk rasa pertama digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran HI, Menteng. 

Kemudian unjuk rasa kedua di Jalan Medan Merdeka Selatan atau sebelah selatan kawasan Monas.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Yatalathof Ma'shum Imawan meminta maaf atas kemacetan lalu lintas yang berpotensi terjadi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) besok karena ada demo tolak BBM naik. 

Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI besok akan dimulai pukul 10.00 WIB. 

"Teruntuk warga di Jakarta utamanya di sekitaran Bundaran HI, kami ingin memohon maaf atas kemacetan dan ketidaknyamanan yang akan terjadi esok hari," ujar Athof.

Adapun lima tuntutan yang akan disuarakan mahasiswa dalam aksi tersebut adalah: 

  1. Menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 
  2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). 
  3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. 
  4. Menghentikan militerisme di ranah sipil. 
  5. Mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan berhenti mengelak.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.