Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini: 5 Tuntutan BEM UI, Jumlah Personel Gabungan, Rute Alternatif
Ferdinand Waskita Suryacahya June 12, 2026 11:08 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dan perwakilan mahasiswa dari sejumlah universitas bakal menggelar demonstrasi besar pada hari ini, Jumat (12/6/2026).

Massa mahasiswa bakal melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat mulai pukul 10.00 WIB.

Mereka bakal kompak mengenakan kaos hitam dan jaket kuning khas perguruan tinggi tersebut. 

Massa bakal bergerak dari Lapangan FISIP UI ke Bundaran HI mulai pukul 10.00 WIB.

Bantah Batal

Aksi unjuk rasa itu sempat dikabarkan batal digelar pada Jumat (12/6/2026) hari ini.

Dikutip dari Kompas.com, kabar tersebut beredar di media sosial Threads sejak Kamis (11/6/2026) malam.

"PENGUMUMAN: Rencana mobilisasi massa dengan dresscode baju hitam dan jaket kuning untuk aksi esok hari dinyatakan BATAL. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman mahasiswa dan masyarakat yang telah bersolidaritas. Simak terus kanal resmi kami untuk pembaruan informasi" demikian tulis informasi yang diunggah akun @ditra.ditt.

Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo membantah informasi tersebut. 

"Tidak. Sama sekali tidak ada publikasi batalnya aksi," ujar Dimas lewat pesan singkat 

Dimas menuturkan aksi dari BEM UI dan BEM seluruh fakultas di UI tetap berjalan sesuai jadwal di Bundaran HI hari ini. 

Ia pun meminta masyarakat merujuk informasi resmi tentang rencana aksi yang diunggah di Instagram BEM UI @bemui_official. 

Dimas menjelaskan, unjuk rasa pada Jumat siang akan diikuti massa sekitar 500 orang. 

"Setelah pendataan semalam, kami hitung kemungkinan akan mencapai 500-an hanya dari UI saja," katanya.

Tuntutan BEM UI

Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menjelaskan bahwa tuntutan tersebut merupakan hasil pembahasan dan konsolidasi yang dilakukan oleh BEM seluruh fakultas di lingkungan UI.

"Ada lima tuntutan utama yang akan kami suarakan. Semua poin tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dari konsolidasi BEM se-UI," kata Dimas.

Lima tuntutan yang akan dibawa dalam aksi tersebut meliputi:

1.Menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

2. Menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kebutuhan pokok masyarakat.

3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

4. Menolak praktik militerisme dalam ranah sipil.

5. Mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui kesalahan pemerintah dan tidak menghindari kritik publik.

Personel Gabungan

Sebanyak 4.151 personel gabungan Polri dan TNI dikerahkan untuk mengamankan aksi tersebut.

"4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut. Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto

Budi menuturkan, polisi menghormati hak masyarakat termasuk mahasiswa untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

Ia menyebut pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi demo itu berjalan aman dan tertib.

"Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," ujar dia.

Polisi juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap sejumlah dinamika di lapangan, mulai dari kemacetan, konvoi kendaraan, perusakan fasilitas umum, hingga potensi tindak kriminalitas.

Budi meminta massa aksi untuk tidak membawa benda berbahaya dan tak melakukan aksi perusakan.

Rute Alternatif

Ditlantas Polda Metro Jaya mengingatkan, pengguna kendaraan menjauhi kawasan Bundaran HI sejak pukul 10.00 WIB.

Bukan hanya itu, mereka juga meminta publik agar tak melintas di ruas jalan sekitar Jalan Sudirman-Thamrin selama periode tersebut.

"Sobat Lantas, sehubungan dengan adanya kegiatan aksi penyampaian pendapat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 10.00 WIB s/d selesai,diinformasikan mengenai potensi kepadatan arus lalu lintas di Kawasan Bundaran HI," tulis akun Instagram TMC Polda Metro, dikutip Jumat (12/6).

"Diperkirakan akan terjadi kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan sekitar Jl. Sudirman - Thamrin. Bagi para pengendara, diimbau untuk menghindari ruas jalan di sekitar kawasan ini atau mencari rute alternatif," tambahnya.

Untuk kendaraan dari arah Bundaran HI menuju Jakarta Selatan, rute pengalihan yang bisa diambil ke Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, dan Jalan Proklamasi.

Sementara kendaraan yang mengarah ke Tanah Abang dan Jakarta Barat dapat berputar melalui Jalan Kebon Sirih, Jalan Fachrudin, serta Jalan KH Mas Mansyur.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan

  • Baca juga: Bundaran HI Jadi Lokasi Demo, Sudirman-Thamrin Diprediksi Macet, Ini Jalan Penggantinya

  • Baca juga: Demo Besar di Bundaran HI Hari Ini: Aksi “Indonesia Bangkrut” Disuarakan, 4.151 Personel Bersiaga

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.