Wanita Rugi Rp 4,4 Juta usai Beli Tiket Konser BTS Via TikTok, Curiga Dimintai Tambahan Rp 300 Ribu
Ani Susanti June 12, 2026 05:14 PM

Seorang warga Kota Palembang melaporkan dugaan penipuan berkedok penjualan tiket konser BTS Tour Arirang yang rencananya akan digelar di Jakarta.

Ia mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah setelah menjadi korban transaksi tiket palsu tersebut.

Korban wanita berinisial RS (22), warga Kecamatan Sukarami, menyebut total kerugian yang dialaminya mencapai Rp4,4 juta. 

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 13.35 WIB saat ia berada di rumahnya.

RS menuturkan, dirinya tertarik membeli tiket karena khawatir kehabisan saat penjualan resmi dibuka

Namun, tanpa disadari, ia justru terjerat dalam penawaran tiket yang tidak valid.

“Memang konsernya masih lama, karena takut tidak kebagian jadi saya langsung beli,” ungkap RS saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Kamis malam.

Lanjut RS, peristiwa ini dialaminya berawal saat ia membuka aplikasi TikTok lalu melihat postingan penjualan tiket konser BTS melalui akun @widyaindah.purwati. 

"Awalnya saya lihat postingan penjualan tiket konser BTS di akun TikTok itu pak. Langsung berlanjut ke chat WhatsApp," katanya.

Curiga saat Dimintai Tambahan Uang

Ketika berkomunikasi lewat WhatsApp, terlapor mengaku menjual tiket konser tersebut, lalu korban membeli dua tiket dengan harga Rp4,4 juta.

"Saya beli dua tiket pak Rp4,4 juta. Dan saya TF ke rekening BNI a.n. Farhan Ramadhani 19122984989," katanya.

Setelah uang dikirim, korban merasa adanya yang aneh, terlapor kembali meminta uang fee Rp300 ribu.

Karena korban tidak mau mengirim uang kembali, tiket konser itu pun tidak dikirimkan terlapor. 

"Oleh itulah pak saya laporkan ke sini. Saya berharap terlapor dapat ditangkap dan diproses," harapnya.

Sementara, Ka SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, melalui Pamapta, Ipda Ammar, membenarkan adanya laporan korban terkait UU ITE kasus penipuan dan penggelapan.

"Laporan korban sudah diterima dan akan segera diteruskan ke anggota Satreskrim Polrestabes unit Pidsus untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan," tutupnya.

War Tiket Konser BTS

Grup K-Pop Bangtan Boys (BTS) disambut antusias oleh penggemarnya (ARMY) menjelang konser megah mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Jelang konser BTS yang dijadwalkan berlangsung pada 26 sampai 27 Desember 2026 mendatang ini respons ARMY yang cukup antusias sudah terlihat sejak dibukanya penjualan tiket gelombang pertama khusus untuk pemilik ARMY Membership sejak Selasa (9/6/2026) lalu. 

Media sosial khususnya platform X (sebelumnya Twitter) dan TikTok sempat diramaikan oleh video yang memperlihatkan para ARMY menyerbu Warung Internet (Warnet) demi memenangkan 'war' tiket.

Terkait fenomena ini, salah satu ARMY mengungkapkan alasan di balik aksi mereka berburu tiket di warnet.

"Untuk war tiket BTS kali ini emang susah, berbeda dari konser K-Pop lainnya," kata Sary dihubungi Tribunnews, Rabu (10/6/2026).

Sary, seorang ARMY asal Jakarta yang juga merupakan koordinator dari beberapa komunitas grup K-Pop, menyebutkan kendala utama yang dihadapi para penggemar justru terjadi saat proses akhir transaksi.

"Jadi susah karena nggak dapet itu pas proses tinggal bayar aja nggak bisa terus, jadi pas direload lagi ya seat-nya tiba-tiba udah ada yang ambil," ujar Sary.

Demi menyiasati hal tersebut, banyak penggemar memilih bersandar pada spesifikasi komputer dan jaringan warnet yang dinilai lebih stabil dibanding internet rumah atau ponsel pintar.

"Karena kalau di warnet juga jaringannya lumayan karena spesifikasinya untuk game online komputer mereka yang notabennya jaringannya cepet, tapi itu ga ngejamin dapat juga," lanjutnya.

Sementara itu saat hari war tiket kemarin, Sary yang juga bekerja hanya mengandalkan laptop di kantor-nya. Sayangnya, ia belum mendapatkannya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan kesulitan ini tidak hanya dialami oleh penggemar biasa, tetapi juga oleh para penyedia jasa titip (jastip) tiket yang sudah berpengalaman.

Hal ini terbilang wajar mengingat kapasitas stadion tidak sebanding dengan membludaknya jumlah peminat yang mengakses situs resmi penjualan. 

Sebagai informasi, kapasitas maksimal GBK berada di angka 78.000 penonton, dan jumlah tersebut dipastikan tidak boleh terisi penuh sesuai dengan regulasi keamanan konser.

"Di warnet belum tentu dapat juga, para jastip itu udah melibatkan banyak orang, ya ada yang dapat itu setelah dicoba beberapa kali," ungkap Sary.

"Untuk kali ini emang luar biasa, antreannya di server ratusan ribu," tambahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.