Kanal Intake Rusak, Distribusi Air Perumda Tirta Tamiang Mati Total
Amirullah June 12, 2026 05:38 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Distribusi air bersih Perumda Tirta Tamiang mati total setelah kanal intake utama rusak sejak Jumat (12/6/2026) pagi.

Kasubag Produksi Perumda Tirta Tamiang, Hadi Setiawan mengatakan kerusakan terjadi pada bagian sumber air dan pintu kanal yang sebelumnya terdampak banjir.

Akibatnya, debit air yang masuk ke instalasi pengolahan menurun drastis hingga menyebabkan operasional PDAM berhenti total.

“Hari ini Perumda Tirta Tamiang mengalami off total karena kendala pada kanal intake, terutama di sumber air baku. Kami sedang berjibaku dalam kondisi kering karena pasokan air tidak mencukupi untuk produksi,” kata Hadi.

Hingga Jumat (12/6/2026) sore, perusahaan daerah itu mengaku belum dapat mengoperasikan sistem produksi secara normal akibat minimnya pasokan air baku.

Menurut Hadi, gangguan pelayanan tidak hanya dirasakan pelanggan di Kecamatan Karangbaru, tapi juga menyentuh Kecamatan Manyakpayed, Sekerak, serta sebagian wilayah Kota Kualasimpang.

Terkait kerusakan ini, Perumda Tirta Tamiang telah melaporkannya ke Kementerian Pekerjaan Umum. Berdasarkan arahan kementerian, penanganan kerusakan di lapangan menjadi tanggung jawab PT Adhi Karya. Namun hingga kini perbaikan belum juga dilakukan.

Baca juga: Update Hari ke-105 Perang Iran: Trump Mendadak Batalkan Serangan, Klaim Damai Sudah Dekat

“Kami sudah beberapa kali menyampaikan kondisi ini. Bahkan sudah ada janji untuk menurunkan alat berat, tetapi sampai sekarang belum ada pekerjaan yang dilakukan di lapangan,” ujarnya.

Hadi mengatakan Perumda Tirta Tamiang tidak memiliki kemampuan untuk mengerahkan alat berat guna memperbaiki kerusakan kanal karena keterbatasan sumber daya di tengah situasi pascabencana.

Oleh itu, pihaknya berharap PT Adhi Karya segera menindaklanjuti arahan Kementerian PU agar perbaikan dapat segera dimulai.

“Kendala terbesar saat ini adalah kekurangan debit air akibat kerusakan kanal. Kami berharap Adhi Karya segera menurunkan alat berat karena kami tidak sanggup menangani pekerjaan ini sendiri,” katanya.

Atas gangguan distribusi yang terjadi, Perumda Tirta Tamiang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Hadi menilai kondisi tersebut berada di luar kendali perusahaan karena berkaitan dengan kerusakan infrastruktur yang belum tertangani.

“Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat, terutama pelanggan Perumda. Kejadian ini di luar kendali kami, namun kami terus berupaya agar pelayanan dapat kembali normal secepatnya,” kata Hadi. (mad)

Baca juga: Pascaserangan Anjing Diduga Rabies, Dinas Peternakan Aceh Vaksinasi 266 Hewan di Aceh Tengah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.