TRIBUNNEWS.COM - Isu ketidakharmonisan di dalam skuad Timnas Prancis kembali menjadi perbincangan hangat menjelang Piala Dunia 2026.
Kapten Les Bleus, Kylian Mbappe, menjadi sosok yang paling banyak mendapat sorotan di tengah berbagai spekulasi yang berkembang.
Timnas Prancis sebagai favorit contender juara Piala Dunia 2026, dijagokan banyak kalangan. Di antaranya dari cabang olahraga bola voli.
Pelatih Timnas Voli Indonesia kelompok umur, Indra Wahyudi Harahap, menempatkan Timnas Prancis sebagai favoritnya untuk memetik kampiun World Cup 2026.
Selaras dengan timnas jagoannya, Indra Wahyudi Harahap yang semasa berkarier sebagai pevoli profesional malang-melintang di kancah Proliga, memiliki idola yang tak lain ialah Kylian Mbappe.
"Wah Pildun ya. Untuk jagoanku kali ini Timnas Prancis," terang singkat Indra Wahyudi Harahap ketika dihubungi Tribunnews.
"Kalau favorit pemain ya masih Mbappe sampai saat ini," sambung mantan pevoli Proliga yang pernah membela Jakarta BNI46, Jakarta Electric PLN, hingga Palembang Bank SumselBabel.
Mbappe dipercaya akan menjadi mesin gol Les Bleus pada Piala Dunia 2026.
Musim ini, meskipun nirtrofi bersama Real Madrid, Mbappe tampil luar biasa tajam.
Mengemas 42 gol dan tujuh assist dalam 44 pertandingan, menunjukkan bagaimana determinasinya dalam menjebol tim lawan.
Wajar jika mantan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini dielu-elukan menggendong Timnas Prancis. Sayangnya, sikap tak profesionalnya kembali mendapatkan sorotan hingga memicu kontroversi.
Baca juga: Singgung Yamal & Mbappe, Dzumafo Sebut 3 Negara Bisa Jadi Juara Piala Dunia 2026
Perbincangan tersebut mencuat setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan momen di terowongan pemain sebelum laga uji coba Prancis melawan Pantai Gading pekan lalu.
Dalam video itu, Mbappe dan N'Golo Kante terlihat tidak berinteraksi satu sama lain, berbeda dengan anggota skuad lainnya yang saling menyapa seperti biasa.
Keduanya tampak tidak melakukan kontak mata maupun berjabat tangan. Momen tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi mengenai hubungan keduanya serta kondisi internal Timnas Prancis.
Sejumlah klaim yang beredar di media sosial menyebut dugaan perselisihan bermula saat laga persahabatan Prancis melawan Kolombia pada 29 Maret 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Kante dipercaya mengenakan ban kapten sebagai bentuk penghormatan pada hari ulang tahunnya.
Namun, ketika Mbappe masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir pertandingan, ia disebut meminta Rayan Cherki untuk mengambil ban kapten dari Kante dan menyerahkannya kepadanya.
Informasi tersebut kemudian memicu perdebatan di kalangan pendukung Timnas Prancis.
Sebagian penggemar menilai tindakan tersebut kurang tepat mengingat ban kapten diberikan kepada Kante sebagai bentuk penghormatan khusus.
Di sisi lain, sejumlah pihak membela Mbappe dengan alasan bahwa dirinya merupakan kapten utama Timnas Prancis sehingga berhak mengenakan ban kapten saat berada di lapangan.
Kontroversi semakin berkembang setelah harian olahraga Prancis, L'Equipe pada Rabu (10/6), melaporkan adanya diskusi di ruang ganti yang melibatkan Ousmane Dembele dan Mbappe.
Dalam laporan tersebut, Dembele disebut meminta Mbappe untuk meningkatkan kontribusinya dalam aspek pertahanan, termasuk dalam melakukan pressing dan membantu tim merebut kembali penguasaan bola.
Laporan itu kembali memunculkan perdebatan lama mengenai peran taktis Mbappe serta tingkat kontribusinya saat tim kehilangan penguasaan bola.
Sorotan terhadap mantan pemain PSG itu bertambah setelah ia meninggalkan pemusatan latihan Timnas Prancis hanya beberapa jam setelah pertandingan persahabatan melawan Irlandia Utara, seperti yang dilaporkan Mundo Deportivo.
Meski kepergiannya telah mendapat izin resmi karena alasan pribadi, sebagian pendukung tetap mempertanyakan keputusan tersebut.
Kritik semakin menguat setelah beredar foto yang memperlihatkan Mbappe berada di Madrid bersama aktris Spanyol, Ester Expssito.
Sejumlah penggemar kemudian berasumsi bahwa sang pemain lebih memilih menghabiskan waktu bersama pasangan dibanding tetap berada bersama tim nasional.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Mbappe maupun Federasi Sepak Bola Prancis terkait berbagai spekulasi yang berkembang. Namun, rangkaian isu tersebut terus menjadi perhatian publik di tengah persiapan Les Bleus menghadapi Piala Dunia 2026.
(Tribunnews.com/Giri)