Skuad potensial Slovakia untuk Piala Dunia 2026 akan menghadapi Kosovo, dan jika berhasil, mereka akan melawan Turki atau Rumania demi satu tempat di turnamen tersebut.
Tim Slovakia yang tengah dipersiapkan untuk Piala Dunia 2026 berharap bisa lolos ke turnamen besar kedua mereka sebagai negara independen saat mereka menuju babak play-off kualifikasi pada bulan Maret.
Dalam babak play-off Piala Dunia 2026, Slovakia akan bertemu Kosovo di semifinal, dengan pemenangnya akan menghadapi Turki atau Rumania untuk memperebutkan tiket menuju turnamen musim panas ini.
Slovakia memulai kualifikasi dengan hasil mengejutkan setelah menang 2-0 atas Jerman, namun gagal meraih tiket otomatis karena kekalahan telak 6-0 pada laga tandang, padahal kemenangan di pertandingan itu bisa memastikan kelolosan mereka.
Piala Dunia 2010 menjadi satu-satunya penampilan Slovakia sejak berpisah dari Cekoslowakia, dan mereka mencatat momen bersejarah dengan mengalahkan juara bertahan saat itu, Italia, 3-2 pada laga terakhir fase grup.
Kemenangan tersebut membawa Slovakia ke babak 16 besar, di mana mereka akhirnya tersingkir oleh Belanda.
Dalam beberapa tahun terakhir, Slovakia rutin tampil di ajang Euro, mencapai babak 16 besar pada edisi 2016 dan 2024, serta tersingkir di fase grup Euro 2020.
Jika mereka berhasil melewati babak play-off, Slovakia akan tergabung di Grup D bersama Australia, Paraguay, dan tuan rumah Amerika Serikat pada musim panas ini.
Penjaga Gawang (GK): Martin Dúbravka (Burnley)
Penjaga Gawang (GK): Marek Rodák (Al-Ettifaq)
Penjaga Gawang (GK): Dominik Takáč (Slovan Bratislava)
Pemain Bertahan (DF): Norbert Gyömbér (Al-Kholood)
Pemain Bertahan (DF): Dávid Hancko (Atlético Madrid)
Pemain Bertahan (DF): Ivan Mesík (Heracles Almelo)
Pemain Bertahan (DF): Adam Obert (Cagliari)
Pemain Bertahan (DF): Peter Pekarík (Hertha BSC)
Pemain Bertahan (DF): Ľubomír Šatka (Samsunspor)
Pemain Bertahan (DF): Milan Škriniar (Fenerbahçe)
Pemain Bertahan (DF): Martin Valjent (Mallorca)
Pemain Bertahan (DF): Denis Vavro (Wolfsburg)
Gelandang (MF): László Bénes (Kayserispor)
Gelandang (MF): Matúš Bero (Bochum)
Gelandang (MF): Ondrej Duda (Al-Ettifaq)
Gelandang (MF): Patrik Hrošovský (Viktoria Plzeň)
Gelandang (MF): Stanislav Lobotka (Napoli)
Gelandang (MF): Tomáš Rigo (Stoke City)
Gelandang (MF): Mário Sauer (Toulouse)
Gelandang (MF): Tomáš Suslov (Hellas Verona)
Penyerang (FW): Dávid Ďuriš (Rosenborg)
Penyerang (FW): Lukáš Haraslín (Sparta Praha)
Penyerang (FW): Adrián Kaprálik (Holstein Kiel)
Penyerang (FW): Samuel Mráz (Servette)
Penyerang (FW): Leo Sauer (Feyenoord)
Penyerang (FW): David Strelec (Middlesbrough)
Penyerang (FW): Ľubomír Tupta (AE Larissa)
(*) jika berhasil lolos kualifikasi
26 Maret 2026: Play-off kualifikasi Piala Dunia: Slovakia vs Kosovo, Bratislava, Slovakia
31 Maret 2026: Play-off kualifikasi Piala Dunia atau laga persahabatan: Slovakia vs Turki atau Rumania, Bratislava, Slovakia
26 September 2026: Liga Negara UEFA: Slovakia vs Moldova, Bratislava, Slovakia
29 September 2026: Liga Negara UEFA: Slovakia vs Kazakhstan, Bratislava, Slovakia
2 Oktober 2026: Liga Negara UEFA: Kepulauan Faroe vs Slovakia, Tórshavn, Kepulauan Faroe
6 Oktober 2026: Liga Negara UEFA: Moldova vs Slovakia, Chișinău, Moldova
13 November 2026: Liga Negara UEFA: Slovakia vs Kepulauan Faroe, Bratislava, Slovakia
16 November 2026: Liga Negara UEFA: Kazakhstan vs Slovakia, Astana, Kazakhstan
4 September 2025: Slovakia 2–0 Jerman, Bratislava, Slovakia
7 September 2025: Luksemburg 0–1 Slovakia, Luksemburg City, Luksemburg
10 Oktober 2025: Irlandia Utara 2–0 Slovakia, Belfast, Irlandia Utara
13 Oktober 2025: Slovakia 2–0 Luksemburg, Trnava, Slovakia
14 November 2025: Slovakia 1–0 Irlandia Utara, Košice, Slovakia
17 November 2025: Jerman 6–0 Slovakia, Leipzig, Jerman
Francesco Calzona, mantan asisten Maurizio Sarri, memiliki karier panjang di dunia kepelatihan, namun baru menjalani peran sebagai pelatih kepala ketika ditunjuk memimpin tim nasional Slovakia pada tahun 2022.
Napoli sempat memanggil Calzona sebagai pelatih interim pada paruh kedua musim 2023/24, di mana ia menjalankan dua peran sekaligus selama empat bulan.
Di bawah asuhannya, Slovakia tampil cukup solid dan hampir menyingkirkan Inggris di Euro 2024 sebelum gol penyama kedudukan dari Jude Bellingham di menit ke-95 memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu, di mana Harry Kane mencetak gol kemenangan di menit pertama babak tambahan.
Milan Škriniar, mantan bek tengah Inter dan PSG, telah menjadi pilar utama pertahanan Slovakia sejak tahun 2016.
Hingga kini, Škriniar telah mengoleksi 87 caps dan mendapat banyak pujian atas penampilannya yang konsisten, termasuk saat berhasil meredam serangan Harry Kane dan rekan-rekannya dua tahun lalu.
Bermain untuk Fenerbahçe, bek berusia 31 tahun ini mengenakan ban kapten sejak 2022 dan hampir selalu tampil untuk negaranya, dengan keberhasilan tim banyak didukung oleh kekokohan lini belakang mereka.