TPS 3R di Desa Jeranglah Rendah Jadi Solusi Pengelolaan Sampah di Bengkulu Selatan
Hendrik Budiman June 12, 2026 05:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Jeranglah Rendah, Kabupaten Bengkulu Selatan, diharapkan mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif.

Diketahui, TPS 3R tersebut baru beroperasi selama tiga bulan terakhir dan aktif melakukan pengolahan sampah dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat.

Melalui pengolahan sampah tersebut, volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kayu Arau diharapkan dapat berkurang.

Sebagai bentuk komitmen dalam pengelolaan sampah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan, Erwin Muchsin, meninjau langsung aktivitas pengelolaan sampah di TPS 3R Desa Jeranglah Rendah, Jumat (12/6/2026).

Erwin mengatakan keberadaan TPS 3R dapat membantu mengurangi sampah sejak dari sumbernya, baik sampah organik, anorganik maupun sampah lainnya yang memerlukan penanganan khusus.

“Kedatangan kami juga untuk menjalin kerja sama dengan SBS (PT Sinar Bengkulu Selatan, red) Pino Raya yang mengelola sampah organik. Sementara untuk sampah anorganik, pengelolaannya dilakukan melalui TPS 3R ini,” ujar Erwin kepada TribunBengkulu.com, Jumat (12/6/2026).

Sampah Anorganik untuk Diolah Kembali

Erwin menjelaskan TPS 3R ini bertujuan mengelola kembali sampah anorganik agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Untuk itu, TPS 3R Desa Jeranglah Rendah akan terus didorong agar mampu memanfaatkan sampah yang masih bisa didaur ulang.

“Kami berharap TPS ini dapat mengurangi sampah dari sumbernya. Di sini juga sudah tersedia mesin pencacah untuk pengolahan sampah organik,” jelas Erwin.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Bengkulu Selatan Naik Imbas Dolar Tembus Rp17.916

Pihaknya akan mengusulkan kepada Bupati Bengkulu Selatan agar TPS 3R yang baru beroperasi tersebut dapat dilengkapi dengan mesin pencacah sampah anorganik.

Mesin tersebut nantinya digunakan untuk memilah dan mengolah sampah plastik yang masih dapat dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai jual.

“Kami berharap sampah yang masih bisa dimanfaatkan dapat diolah dan dijual kembali sehingga memberikan nilai tambah,” ungkap Erwin.

Harapan TPS 3R Dapat Berfungsi Lebih Baik

Terpisah, Kepala Desa Jeranglah Rendah, Junali, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan yang telah memberikan perhatian dan melakukan peninjauan langsung ke TPS 3R tersebut.

Ia berharap TPS 3R dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari mengurangi volume sampah di desa, menghasilkan nilai ekonomi dari pengolahan sampah, hingga mendukung berbagai inovasi lingkungan seperti pemanfaatan hasil olahan sampah untuk tanaman pekarangan.

“Alhamdulillah, sejak tiga bulan berjalan ini pengelolaan sampah sudah sesuai dengan harapan kami,” jelas Junali.

Senada, Camat Manna, Yulizar Erwis, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berencana mengajak 16 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Manna untuk menjalin kerja sama dalam pengelolaan sampah melalui TPS 3R Desa Jeranglah Rendah.

Selain itu, dukungan juga akan diberikan dalam bentuk sarana dan prasarana maupun peningkatan kesejahteraan para petugas pengelola dan pemilah sampah.

Dengan dukungan berbagai pihak, TPS 3R Desa Jeranglah Rendah diharapkan mampu menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.