Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sekolah swasta di Kota Serang akan menjadi solusi bagi ribuan lulusan SD yang tidak tertampung di SMP negeri pada tahun ajaran baru 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggandeng puluhan sekolah swasta untuk menerima siswa yang mendapatkan kursi di sekolah negeri.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, jumlah lulusan SD dan MI mencapai 13.650 siswa.
Baca juga: 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratis SPP, Pemkot Beri Dana Bosda
Sementara total daya tampung SMP negeri yang tersedia hanya 8.559 kursi.
"Ada yang dialihkan ke 24 sekolah swasta, 24 itu sekolah yang menggratiskan, yang 10 itu yang berbayar. Itu diserahkan ke sana," kata Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, Jumat (12/6/2026).
Nuri mengatakan, 24 SMP swasta mendapat bantuan operasional sekolah daerah (bosda) dari Pemkot Serang.
24 sekolah swasta tersebut sebelumnya juga menggratiskan biaya sekolah karena mendapat bantuan operasional dari pemerintah pusat.
"Dan ini baru kali ini kebijakan itu dilakukan agar pelayanan pendidikan berjalan dengan baik," ucapnya.
Ia menegaskan, kebijakan itu agar tidak ada lagi keluhan dari sekolah swasta terkait kurangnya perhatian dari pemerintah daerah.
"Jadi, tidak ada dikotomi lagi sekarang, misalkan mengeluh pemerataan sekolah swasta tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah, sekarang mendapat perhatian dari pemerintah daerah dengan bosda," tegas Nuri.
Sebagai informasi, pendaftaran penerimaan murid baru dijadwalkan dibuka pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Selanjutnya, hasil seleksi akan diumumkan pada 6 Juli 2026.
Peserta didik yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 7 sampai 10 Juli 2026.
Sementara awal tahun ajaran baru 2026/2027 akan dimulai pada 13 Juli 2026.