Aksi Menuju Bundaran HI Tertahan, Mahasiswa Berhadapan dengan Blokade Berlapis Polri hingga TNI
Muhammad Zulfikar June 12, 2026 07:19 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah universitas masih bertahan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026) sore.

Pantauan wartawan Tribunnews.com, mahasiswa yang mengenakan almamater masih-masing kampus terlihat terhenti di depan Gedung Thamrin Nine lantaran diblokade tameng kepolisian.

Baca juga: Posko Logistik Didirikan, Warga Threads Salurkan Bantuan untuk Massa Demo Mahasiswa

Bendera dari sejumlah universitas hingga organisasi mahasiswa pun berkibar menemani teriakan dari massa aksi yang diblokade aparat keamanan.

Selain itu, poster-poster yang berisikan tulisan protes pun mereka bawa untuk menyuarakan kondisi perekenomian di Indonesia yang tengah menjadi sorotan.

Baca juga: Pengamanan Demo di Jakarta, Kapolda Metro Larang Personel Bawa Senjata Api: Harus Humanis

Mereka rencananya akan menggelar aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dengan membawa sejumlah tuntutan mulai dari isu kenaikan BBM hingga yang lainnya.

Namun, hal itu tidak terlaksana karena adanya tameng kepolisian yang membentang menutup jalanan di kawasan tersebut. Mereka duduk di depan tameng besi milik aparat keamanan.

Bahkan, sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan karena aksi blokade tersebut.

Di balik tameng, rupanya pengamanan dilakukan secara berlapis. Aparat keamanan yang berjaga terbagi menjadi tiga lapis.

Lapisan pertama dijaga oleh anggota Ditsabhara. Lapisan berikutnya oleh anggota TNI hingga lapisan terakhir oleh anggota Brimob.

"Hey TNI dan Polri, kalian itu digaji masih pakai uang rakyat. Jangan halangi," teriak salah satu mahasiswa yang berorasi.

Selain itu, suasana semakin riuh ketika banyaknya pengendara yang diajak untuk membunyikan klakson jika sudah kesal dengan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Aksi Kreatif Mahasiswa UI: Mengukur Keresahan Publik Lewat Klakson Kendaraan

Alasan Polisi Lakukan Blokade

Polisi mengalihkan lokasi demo yang rencananya akan digelar oleh sejumlah elemen mahasiswa dari dari berbagai universitas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya mengalihkan titik tersebut ke kawasan DPR/MPR dan Patung Kuda, Jakarta Puaat.

"Kami juga dari Direktorat Intelijen sudah berkomunikasi untuk mengalihkan titik tadi di Bundaran HI bisa di sekitar Patung Kuda ataupun di depan DPR/MPR, sehingga aspirasinya juga tersampaikan dengan baik dan ini juga dilindungi oleh undang-undang," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat.

Ia mengatakan alasan dialihkannya lokasi itu karena Bundaran HI banyak aktivitas perekonomian sehingga terpaksa harus dipindahkan.

"Memang kita ketahui bahwa seputaran Bundaran HI itu bukan merupakan tempat yang untuk menyampaikan aspirasi. Karena memang ada kegiatan-kegiatan perekonomian, kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya, sehingga kita sama-sama memaklumi, memahami untuk saling menghormati," ucapnya.

Dalam hal ini, pihaknya nanti bakal menyiapkan perubahan rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Namun, sifatnya masih situasional melihat kondisi dan situasi di lapangan.

"Kita juga menghimbau kepada warga masyarakat yang memiliki kepentingan, dapat mungkin melihat nanti info dari media sosial ataupun info-info update dari Ditlantas dan Polda Metro Jaya," tuturnya.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.