Tribunlampung.co.id, Gresik - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mematahkan stigma negatif yang sering disematkan kepada generasi muda saat ini.
Baca juga: Dibuka Emil Dardak, 16 Tim SMA di Gresik Bertarung di Tribun Putih Abu-Abu Futsal
Saat membuka turnamen bergengsi Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) Jatim Series #1 2026 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Kabupaten Gresik, Jumat (12/6/2026), Emil menegaskan, ajang ini menjadi bukti nyata bahwa Generasi Z ( Gen Z ) bukan generasi yang malas bergerak atau "mager".
Ajang kompetisi futsal antar-pelajar skala nasional ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir, Ketua Federasi Futsal Indonesia Michael Victor Sianipar, Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Katri Kisnati, serta Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network Dahlan Dahi.
TPAAF 2026 Series 1 di Gresik ini dijadwalkan berlangsung dari Jumat, 12 Juni hingga Kamis, 18 Juni 2026. Sebanyak 16 tim SMA/SMK sederajat terbaik di wilayah tersebut dipastikan siap bersaing ketat yang terbagi ke dalam empat grup.
Dalam pidato pembukaannya, Wagub Emil Dardak menyampaikan apresiasi besar atas antusiasme tinggi para pelajar yang ikut serta.
Ia menilai turnamen ini menjadi momentum penting bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi dan bakat mereka ke dalam aktivitas yang kompetitif.
"TPAAF kick-off di Gresik menjadi kesempatan emas untuk menyalurkan bakat, bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, serta memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang positif. Melalui ajang ini, kita buktikan bersama bahwa Generasi Z bukanlah generasi yang mager."
"Semoga TPAAF menjadi ajang yang memberikan dampak positif bagi anak-anak muda kita semuanya," ujar Emil Dardak di hadapan ratusan pasang mata penonton, Jumat (12/6/2026).
Semangat Gen Z untuk berkompetisi semakin dipicu dengan adanya kesempatan emas yang ditawarkan dalam TPAAF 2026.
CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, mengungkapkan bahwa para pemain bertalenta terbaik dari turnamen ini tidak hanya akan berhenti di tingkat regional, melainkan akan disaring oleh Federasi Futsal Indonesia untuk diberangkatkan ke Eropa.
"Cita-cita Tribun adalah membawa pertandingan ini ke level provinsi kemudian nasional. Nantinya, teman-teman Federasi Futsal akan memilih tim dan pemain terbaik untuk berlatih langsung di Spanyol."
"Kami berharap talenta-talenta muda dari Gresik ini tidak hanya menjadi pemain terbaik di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional," jelas Dahlan Dahi.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari PT Freeport Indonesia (PTFI) selaku mitra utama penyelenggaraan.
Vice President Corporate Communication PTFI, Katri Kisnati, mengaku bangga bisa ikut membukakan pintu investasi masa depan bagi generasi muda Gresik. Apalagi, PTFI kini hadir di Gresik melalui operasional Smelter pengolahan konsentrat tembaga di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE.
"Mendukung anak muda Gresik berprestasi adalah cara kami tumbuh bersama masyarakat. Komitmen pembinaan olahraga seperti ini sudah kami buktikan di Papua melalui atletik yang meraih medali di Sea Games, serta Papua Football Academy yang kini menembus seleksi Timnas. Semangat juang yang sama ingin kita rawat dan tumbuhkan pada anak-anak muda di sini," pungkas Katri.
Pertandingan perdana TPAAF 2026 di Gresik berlangsung dengan hujan gol. SMAN 1 Sidayu menang telak 8-0 atas SMAN 1 Balongpanggang di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jumat (12/6/2026).
Gol kemenangan SMAN 1 Sidayu dicetak oleh Fembri, Faisul, Jabbar, dan tiga gol dari A'an menit ke-14, ke-16, dan menit ke-30. Satu gol lagi blunder SMAN 1 Balongpanggang, Rangga.
Kapten tim SMAN 1 Sidayu, M. Faisal mengatakan, pertandingan hari ini berjalan cukup baik. Para pemain SMAN 1 Sidayu bermain maksimal.
"Saya rasa persiapan untuk hari ini cukup baik permainan anak-anak cukup maksimal karena kita tidak membeda-bedakan lawan," ujarnya.
Menurut pemain nomor punggung tujuh ini, semua pertandingan adalah final di TPAAF 2026 di Gresik.
"Semua lawan sama semua pertandingan final," kata dia.
Kapten tim SMAN 1 Balongpanggang, Dista mengakui kekalahan pada laga perdana ini. Timnya, bermain kurang maksimal hari ini.
"Agak kecewa kurang fit juga, tadi sempat telat pemanasan," ujarnya seusai laga.
Hijan gol juga terjadi di laga SMKN 1 Kalitengah vs SMAN 1 Menganti. SMKN 1 Kalitengah menang 7-2 atas SMAN 1 Menganti.
Meski skor mencolok, pertandingan berlangsung menarik. Justru SMAN 1 Menganti mencuri gol lebih dulu saat pertandingan baru berjalan 10 detik lewat kaki Bayu, skor 1-0.
Namun setelahnya justru SMKN 1 Kalitengah mendominasi, membalas 7 gol sekaligus yang dicetak Fatir menit 9, 32, Rizki menit 11, Fadlan menit 12, Aditya menit 19, Angga menit 25, Rahmad menit 33.
SMAN 1 Menganti yang lebih banyak ditekan, hanya mampu menambah satu gol yang juga dicetak Bayu menit 27, memaksa laga berakhir 2-7 untuk kemenangan SMKN 1 Kalitengah.
Pelatih SMKN 1 Kalitengah, Muhammad Lukman tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan atas hasil positif yang didapat skuad asuhannya.
"Bersyukur hari ini kami diberi hasil maksimal. Dan saya juga ucapkan terima kasih buat anak-anak karena sudah kerja keras," kata Muhammad Lukman.
Menurut pelatih asal Lamongan tersebut, kunci kemenangan timnya laga ini karena bermain tenang meski tertinggal lebih dulu.
"Sempat tertinggal, tapi anak-anak masih tenang. Mereka terus sabar menjalankan skema permainan yang sudah dipersiapkan di latihan," tambahnya.
Di laga lainnya, SMA Muhammadiyah 1 Gresik menang tipis 3-2 atas SMK Islamic Con lewat drama kejar-kejaran gol.
Ketatnya pertandingan tersaji sejak wasit meniup peluit laga dimulai. Meski bermain dengan intensitas tinggi, gol baru tercipta menit 8 lewat kaki Tsabit untuk keunggulan 1-0 SMA Muhammadiyah 1 Gresik.
SMK Islamic Con sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menit 16 melalui gol Syahroni.
Namun, semenit setelahnya SMA Muhammadiyah 1 Gresik kembali menambah gol untuk kembali unggul 2-1 melalui kaki Abror menit 17.
SMK Islamic Con kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol M Alif menit 21. Membuat pertandingan kembali berjalan menarik.
Namun, di penghujung babak kedua, SMA Muhammadiyah 1 Gresik memastikan kemenangan 3-2 lewat gol Hanif menit 33.