Kalteng Bakal Punya Klub Liga 1 Indonesia, Sinyal Adhyaksa FC Bermarkas di Palangka Raya Menguat
M.Risman Noor June 12, 2026 10:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pindahnya markas Adhyaksa FC ke Palangka Raya, Kalteng makin menguat.

Hal ini terlihat kala Presiden klub Adhyaksa, Eko Setyawan, turun langsung meninjau Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya.

Diketahui Adhyaksa FC sebelumnya bermarkas di Banten saat mengarungi Liga 2 Championship 2025/2026.

Adhyaksa FC berhasil masuk ke liga 1 atau Indonesia Super League (ISL) bersama Garudayaksa di Grup Barat.

Kini Adhyaksa FC mengirim sinyal kuat bakal bermarkas di Palangka Raya, Kalteng untuk mengarungi ISL 2026/2027.

Baca juga: Jadwal Babak Semifinal Badminton Australia Open 2026, Menanti All Indonesia Final

Baca juga: Rekap Hasil Babak 8 Besar Badminton Australia Open 2026, 5 Wakil Indonesia Masuk Semifinal

Sinyal kuat Adhyaksa FC bermarkas di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, untuk Super League 2026/2027 semakin terlihat.

Kehadirannya sebagai bagian dari penjajakan menjadikan stadion tersebut sebagai home base Adhyaksa FC untuk mengarungi kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia.

Hadirnya Adhyaksa FC tentu menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya warga Palangka Raya.

Setelah sekian lama tidak memiliki wakil di kasta tertinggi sepak bola nasional, peluang hadirnya klub profesional di Bumi Tambun Bungai disambut antusias berbagai kalangan.

Kalimantan Tengah dikenal memiliki basis pencinta sepak bola yang besar dan fanatik.

Kehadiran klub profesional diyakini tidak hanya menghadirkan hiburan olahraga berkualitas.

Lebih dari itu juga memberikan dampak positif bagi pembinaan sepak bola usia muda hingga pertumbuhan ekonomi daerah.

Mulai dari geliat UMKM, sektor pariwisata olahraga, hingga lahirnya talenta-talenta baru dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah berpotensi terdongkrak apabila Adhyaksa FC benar-benar bermarkas di Palangka Raya.

Eko Setyawan mengungkapkan, kunjungan ke Kalimantan Tengah merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin dengan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, sejak dua tahun lalu.

Baca juga: Jadwal Bola Malam Ini Piala Dunia 2026 Live TVRI Ada Kanada vs Bosnia, Lokasi Nobar Gratis di Kalsel

"Kami datang ke Palangka Raya untuk menindaklanjuti pembicaraan yang sudah berlangsung dua tahun lalu dengan Pak Gubernur terkait kerja sama pembangunan sepak bola di Kalimantan Tengah."

"Saat itu beliau menyampaikan bahwa daerah ini memiliki banyak talenta muda yang berpotensi menjadi pemain profesional bahkan memperkuat Timnas Indonesia," ujar Eko.

Menurutnya, promosi Adhyaksa FC ke Super League membuka peluang lebih besar untuk merealisasikan kerja sama tersebut.

"Sekarang Adhyaksa FC sudah berada di level Super League."

"Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan melahirkan pemain-pemain berkualitas untuk masa depan Indonesia," kata pria yang juga menjabat sebagai Exco PSSI itu.

Eko menegaskan, misi Adhyaksa FC bukan hanya menghadirkan tim senior di kompetisi tertinggi.

Klub juga membawa program pembinaan berjenjang melalui Elite Pro Academy untuk kelompok usia U-16, U-18, dan U-20.

"Kami tidak hanya datang dengan tim senior. Kami juga membawa program Elite Pro Academy."

"Nantinya, anak-anak asli Kalimantan Tengah akan menjadi prioritas untuk mendapatkan kesempatan berkembang dan berkompetisi di level nasional," tegas Eko.

Lebih lanjut, Eko menilai Adhyaksa FC memiliki fondasi kuat sebagai klub yang dibangun secara profesional.

Ia mengingatkan bahwa perjalanan klub dari level amatir hingga promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia hanya membutuhkan waktu empat tahun.

"Kami datang dengan manajemen yang profesional."

Baca juga: Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Versi Pengamat Bola Kalsel, Reja: 2-1

"Adhyaksa FC lahir dari kompetisi amatir dan berhasil menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia dalam waktu empat tahun."

"Kami ingin melanjutkan semangat yang pernah dibangun Kalteng Putra ketika tampil di Liga 1," ungkapnya.

Karena itu, Eko berharap seluruh elemen di Kalimantan Tengah, mulai dari pemerintah daerah, pelaku sepak bola, kelompok suporter, hingga masyarakat umum dapat memberikan dukungan terhadap rencana tersebut.

"Kami berharap perjuangan membangun sepak bola Kalimantan Tengah bisa mendapat dukungan dari semua pihak."

"Ini bukan hanya tentang sebuah klub, tetapi tentang masa depan sepak bola daerah," katanya.

Tak hanya itu, Eko juga ingin menjadikan sepak bola sebagai ruang hiburan dan rekreasi bagi masyarakat.

"Saya berharap sepak bola bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, menjadi sarana wisata olahraga, dan tempat bersilaturahmi bersama teman maupun rekan kerja di stadion."

"Sepak bola harus menjadi milik semua masyarakat," tutupnya. (bolasport.com/banjarmasinpost.co.id)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.