TPAAF 2026 Gresik Resmi Bergulir, Talenta Muda Bidik Tiket ke Spanyol
Dwi Rizki June 12, 2026 11:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) Jatim Series #1 2026 resmi bergulir di GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).

Ajang futsal antarpelajar SMA/SMK yang diikuti 16 tim terbaik dari Kabupaten Gresik tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Hadir dalam pembukaan itu Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar, Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Katri Kisnati, CEO Tribun Network Dahlan Dahi, Commercial Director Tribun Network Ciptyantoro, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas Kominfo Gresik Sherlita Ratna Dewi Agustin, Ketua HIPMI Gresik Nur Rachmad Yani Hidayatullah, serta Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Gresik Firman Rengga Saputra.

Turnamen yang berlangsung hingga 18 Juni 2026 itu menjadi ajang pencarian talenta futsal muda. Para pemain terbaik nantinya akan mengikuti seleksi tingkat nasional hingga berkesempatan menjalani training camp di Spanyol.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berharap TPAAF dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan prestasi di bidang olahraga.

"TPAAF kick off di Gresik menjadi kesempatan menyalurkan bakat dan bertanding dengan menjunjung sportivitas. Kita buktikan generasi Z bukan generasi mager. Semoga TPAAF membawa dampak positif bagi anak-anak muda kita," ujar Emil.

Baca juga: 16 Tim Futsal Pelajar Gresik Meriahkan TPAAF 2026, Perebutkan Tiket ke Spanyol

CEO Tribun Network Dahlan Dahi mengatakan, penyelenggaraan TPAAF di Gresik menjadi langkah awal untuk membangun kompetisi futsal pelajar berjenjang dari tingkat daerah hingga internasional.

Menurutnya, para pemain terbaik hasil seleksi nantinya akan mendapat kesempatan berlatih di Spanyol.

"Cita-cita kami adalah menghadirkan kompetisi dari level provinsi hingga nasional. Pemain terbaik akan dipilih dan mendapatkan kesempatan berlatih di Spanyol. Kami berharap lahir talenta-talenta dari Gresik yang mampu bersaing tidak hanya di Indonesia tetapi juga di level internasional," kata Dahlan.

Ketua Federasi Futsal Indonesia Michael Victor Sianipar menyambut baik hadirnya TPAAF yang dinilai mampu memperkuat ekosistem futsal nasional.

Menurutnya, semakin banyak kompetisi usia muda akan semakin membantu peningkatan kualitas pemain Indonesia.

"Ini inisiatif yang sangat baik. Semakin banyak kompetisi, semakin besar peluang kita meningkatkan kualitas futsal Indonesia. Apalagi saat ini Timnas Futsal Indonesia berada di peringkat 14 dunia dan terus berkembang," ujarnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Katri Kisnati mengatakan pihaknya bangga dapat mendukung kompetisi futsal pelajar berskala nasional yang digelar di Gresik.

Menurut Katri, dukungan terhadap olahraga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun generasi muda yang berprestasi.

"Bagi kami, kehadiran perusahaan tidak hanya diukur dari apa yang dibangun, tetapi juga bagaimana tumbuh bersama masyarakat. Mendukung anak muda Gresik berprestasi merupakan investasi penting bagi masa depan," katanya.

Pada hari pertama kompetisi, sejumlah pertandingan berlangsung sengit dan diwarnai hujan gol.

SMAN 1 Sidayu tampil dominan dengan mengalahkan SMAN 1 Balongpanggang 8-0.

Kemenangan besar tersebut diraih berkat gol-gol yang dicetak Fembri, Faisul, Jabbar, serta hattrick A'an. Satu gol lainnya tercipta melalui gol bunuh diri pemain lawan.

Kapten SMAN 1 Sidayu, M Faisal, mengaku puas dengan penampilan timnya pada laga perdana.

"Saya rasa persiapan kami cukup baik. Anak-anak bermain maksimal dan kami tidak membeda-bedakan lawan. Semua pertandingan di turnamen ini adalah final," ujarnya.

Di pertandingan lain, SMKN 1 Kalitengah sukses menundukkan SMAN 1 Menganti dengan skor telak 7-2.

Meski sempat tertinggal lebih dulu saat laga baru berjalan 10 detik, SMKN 1 Kalitengah mampu bangkit dan mendominasi jalannya pertandingan.

Pelatih SMKN 1 Kalitengah, Muhammad Lukman, mengaku bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya.

"Kunci kemenangan hari ini adalah ketenangan pemain. Meski sempat tertinggal, mereka tetap menjalankan skema permainan yang sudah dipersiapkan saat latihan," katanya.

Sementara itu, SMA Muhammadiyah 1 Gresik berhasil meraih kemenangan tipis 3-2 atas SMK Islamic Centre dalam laga yang berlangsung ketat.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal dan diwarnai aksi saling balas gol hingga akhirnya SMA Muhammadiyah 1 Gresik memastikan kemenangan lewat gol Hanif pada menit ke-33.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.