Pembalap yang Ditagih Trofi oleh Veda Merasa Lebih Beruntung. Senasib Dihukum tapi Dapat Poin
Wahid Fahrur Annas June 12, 2026 11:33 PM

LEOPARDRACING.COM
Dari kiri, Adrian Fernandez di podium kedua, Maximo Quiles podium pertama dan Matteo Bertelle di podium ketiga pada Moto3 Prancis 2026.

BOLASPORT.COM - Sanksi diskualifikasi kepada pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, dalam balapan Moto3 Prancis menghadirkan cerita pembagian trofi.

Fernandez yang saat itu hasil finis kedua dibatalkan karena dianggap melakukan pelanggaran teknis terkait mesin.

Alhasil, balapan Fernandez dari seri pertama di Thailand hingga keenam di Catalunya. 

Termasuk pada seri GP Prancis yang menguntungkan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.

Veda saat itu finis keempat jadi naik satu tingkat untuk finis ketiga dan berhak mendapatkan trofi podium ketiga.

Dalam wawancaranya kepada BolaSport.com dan awak media lainnya, Veda menyinggung trofi podium GP Prancis yang seharusnya dia dapat.

Veda menyebut trofi miliknya seharusnya diberikan oleh pembalap Level UP - MTA, Matteo Bertelle, yang finis ketiga.

"Pialanya harusnya dari Matteo Bertelle yang ngasih, tapi belum dikasih. Gak tahu ya," ucap Veda sambil tertawa.

Berttele juga ketiban untung berkat sanksi yang diberikan kepada Adrian Fernandez. Pembalap Italia jadi berhak mendapatkan podium kedua, sedangkan Veda ketiga pada GP Prancis.

Matteo Bertelle juga senasib dengan Veda pada balapan seri terakhir di Sirkuit Balaton Park, Hungaria.

Bertelle bersama Veda dan Eddie O'Shea (GRYD MLav Racing) dikenai hukuman long lap penalty pada Moto3 Hungaria 2026.

Namun, hanya Bertelle yang paling beruntung daripada Veda dan O'Shea karena masih mendapatkan poin dengan finis di posisi ke-15.

Bertelle finis lebih baik di depan Veda dengan selisih sampai tiga detik yang finis ke-16, sementara O'Shea finis ke-18.

"Balapan ini berjalan positif, terutama jika melihat bagaimana jalannya akhir pekan ini hingga hari ini," kata Bertelle dalam rilis resmi tim Level UP - MTA.

"Meskipun harus menjalani hukuman putaran tambahan, kami berhasil tetap kompetitif dan menunjukkan kecepatan yang baik."

"Kami masih perlu meningkatkan performa, terutama di sesi kualifikasi agar bisa start dari posisi yang lebih depan dan memaksimalkan potensi kami."

"Kami meninggalkan Hongaria dengan beberapa tanda-tanda menggembirakan dan rasa percaya diri menjelang balapan berikutnya," ujar Matteo Bertelle.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.