Polres Nganjuk Ringkus Remaja Pelaku Pembacokan Perempuan Muda di Mojokerto
Cak Sur June 13, 2026 12:32 AM

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nganjuk berhasil meringkus pelaku pembacokan terhadap seorang perempuan muda bernama Dela Margareta Puspita Ningrum (20).

Pelaku berinisial RG (17) ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Penangkapan ini, mengakhiri pelarian pelaku yang diduga hendak kabur lebih jauh ke luar pulau demi menghindari kejaran pihak kepolisian. 

Baca juga: Wanita Muda Baru Menikah di Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah di Persawahan

Pelaku Ditangkap di Mojokerto Saat Hendak Kabur

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fadjar Kurniadhi, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku pembacokan hersebut. 

Saat ini, pelaku yang masih berusia remaja itu sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Nganjuk.

"Pelaku sudah diamankan tim Satreskrim. Pemeriksaan terhadap pelaku sedang dilakukan secara intensif," kata AKP Fadjar, Jumat (12/6/2026).

Kepala Desa (Kades) Sonobekel, Sentot Rudi Prasetiono, menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, pelaku RG ditangkap di Mojokerto dalam kondisi bersiap-siap untuk melarikan diri ke luar pulau.

"Pelakunya warga Desa Mukuh, usianya masih remaja. Informasinya, pelaku ditangkap pagi tadi di Mojokerto dan sudah bersiap-siap kabur ke luar pulau," terang Sentot.

Kronologi Penemuan Korban di Area Persawahan

Peristiwa berdarah ini sebelumnya menimpa Dela Margareta Puspita Ningrum, warga Dusun Grogolan, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Korban yang baru saja menikah tersebut, ditemukan warga dalam kondisi tergeletak tak berdaya pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dela mengalami luka sabetan senjata tajam yang serius pada bagian kepala dan lengan di jalan area persawahan Dusun Sekarputih, Desa Sonobekel.

Sebelum kejadian, korban diketahui pamit keluar rumah untuk mengantar salah seorang teman perempuannya.

Pada saat yang sama, suami korban belum pulang, karena masih bekerja.

"Suami korban biasanya baru pulang kerja sekitar pukul 19.00 sampai 20.00 WIB," jelas Sentot.

Hubungan Pelaku dan Korban Saling Kenal

Polisi memastikan aksi keji ini bukan merupakan aksi pembacokan acak atau pembegalan.

Indikasi ini diperkuat dengan ditemukannya sepeda motor milik korban yang teronggok utuh di lokasi kejadian, dan tanpa ada barang berharga yang hilang.

Berdasarkan keterangan Sentot, pelaku dan korban ternyata saling mengenal dengan baik.

RG merupakan teman dekat dari sepupu korban dan sering nongkrong bersama.

"Pelaku dan korban ini informasinya sudah saling kenal. Bahkan, pelaku beberapa kali bertandang ke rumah korban, karena pelaku merupakan teman dekat dari sepupu korban," papar Sentot.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif utama di balik aksi pembacokan sadis yang dilakukan oleh pelaku yang masih di bawah umur tersebut.

Kasus itu, kini ditangani sepenuhnya oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Nganjuk.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.