Dari Lumajang, PDI Perjuangan Tutup Konsolidasi PAC se-Jawa Timur dengan Pesan Jaga Alam & Persatuan
Samsul Arifin June 13, 2026 01:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memilih Kabupaten Lumajang sebagai lokasi penutup rangkaian pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Jawa Timur. 

Daerah di kaki Gunung Semeru itu dipilih karena dinilai memiliki posisi strategis sebagai penyangga sumber daya alam sekaligus simbol penting dalam semangat menjaga lingkungan dan kebangsaan.

Dalam suasana Bulan Bung Karno, jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada Kamis (12/6/2026) diterima oleh Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si. dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, S.H. di Pendopo Arya Wiraraja. 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi dan penguatan sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon, doa bersama, serta tumpengan sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan Bung Karno. Sebanyak 56 tumpeng disiapkan sebagai simbol 56 tahun wafatnya Sang Proklamator Republik Indonesia. Tumpeng tersebut dibagikan kepada masyarakat dan para peserta kegiatan sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, serta semangat berbagi yang menjadi bagian dari nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Bung Karno.

Pada Jumat (13/6/2026), DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan melantik PAC se-Kabupaten Lumajang yang sekaligus menandai tuntasnya proses konsolidasi organisasi partai hingga tingkat kecamatan di seluruh Jawa Timur.

Pemilihan Lumajang sebagai lokasi penutup memiliki makna tersendiri. Kabupaten yang berada di kaki Gunung Semeru tersebut dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan sumber daya alam yang penting bagi Jawa Timur. Kawasan hutan, sumber mata air, lahan pertanian produktif, serta peran Lumajang sebagai penjaga keseimbangan ekologi menjadikan daerah ini memiliki posisi strategis bagi keberlanjutan pembangunan.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Gresik Gelar Diskusi Bareng Mahasiswa: Tak Hanya Dihafalkan 

Bulan Bung Karno Jadi Momentum Membumikan Nilai Kebangsaan

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan di Lumajang merupakan bagian dari semangat Bulan Bung Karno yang mengajak seluruh kader untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan melalui tindakan nyata.

“Bulan Bung Karno mengingatkan kita bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam kerja nyata. Menjaga lingkungan, memperkuat gotong royong, merawat persatuan, dan hadir membantu masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang paling sederhana namun paling bermakna,” ujar Deni.

Menurutnya, penanaman pohon, doa bersama, dan tumpengan bukan sekadar seremoni, melainkan simbol bahwa nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno tetap hidup di tengah masyarakat.

“Bung Karno selalu berbicara tentang Indonesia yang berdiri di atas semangat persatuan dan gotong royong. Karena itu, kami ingin Bulan Bung Karno dirayakan dengan kegiatan yang dekat dengan rakyat, menyentuh kehidupan sehari-hari, dan mengingatkan bahwa kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” katanya.

Dorong Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan

Deni menambahkan bahwa pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam berbagai agenda pembangunan daerah yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari penguatan ekonomi rakyat, ketahanan pangan, hingga pelestarian lingkungan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lumajang atas komitmennya dalam membangun daerah. Sinergi seluruh elemen bangsa sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Deni menilai Lumajang memiliki modal yang sangat kuat untuk terus berkembang, baik dari sisi sumber daya alam maupun kualitas masyarakatnya. Karena itu, upaya menjaga kawasan hutan, sumber air, dan lahan produktif harus menjadi perhatian bersama.

“Menjaga alam sesungguhnya adalah menjaga masa depan. Hutan yang lestari, sumber air yang terpelihara, dan lingkungan yang sehat akan menjadi warisan berharga bagi generasi yang akan datang. Semangat itulah yang ingin kami hadirkan melalui kegiatan di Lumajang,” katanya.

Sementara itu, pelantikan PAC se-Kabupaten Lumajang yang akan dilaksanakan pada 13 Juni 2026 menjadi penutup seluruh rangkaian pelantikan PAC PDI Perjuangan di kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Dengan selesainya proses tersebut, struktur organisasi partai di tingkat kecamatan diharapkan semakin siap menjalankan fungsi pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan PAC bukan sekadar agenda organisasi. Ini adalah peneguhan komitmen kader untuk terus hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi mereka, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas Deni.

Sebagai penutup rangkaian pelantikan PAC se-Jawa Timur, Lumajang diharapkan menjadi simbol bahwa politik yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan selalu memiliki ruang untuk bertemu dengan kepentingan rakyat, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat menjaga Indonesia sebagai rumah bersama.

“Mencintai Indonesia berarti mencintai rakyatnya, menjaga alamnya, dan merawat persatuannya. Itulah semangat yang ingin kami bawa dari Lumajang pada Bulan Bung Karno tahun ini,” pungkas Deni Wicaksono.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.