Investor Kripto Nasional Tembus 21,7 Juta, Peningkatan Kualitas Literasi Jadi Tantangan Utama
Seno Tri Sulistiyono June 13, 2026 01:19 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto nasional mencapai 21,7 juta pengguna per April 2026.

Angka tersebut meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebanyak 14,16 juta investor. 

Lonjakan jumlah pengguna menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri kripto nasional, yang mana pelaku usaha tidak hanya dituntut memperluas pasar, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai risiko, manfaat, serta mekanisme investasi aset digital.

Baca juga: DPR Sahkan RUU P2SK Jadi Undang-Undang, Atur Kripto hingga Penanganan Judi Online

CEO Indodax William Sutanto mengatakan pertumbuhan jumlah investor perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas literasi agar industri dapat berkembang secara sehat. 

"Pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan peningkatan kualitas literasi," ujar William dikutip dari Kontan, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, semakin besarnya penerimaan masyarakat terhadap aset kripto menunjukkan aset digital mulai menjadi bagian dari ekosistem keuangan modern. 

Namun, perkembangan industri tetap membutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha, regulator, komunitas, dan masyarakat. 

Indodax terus memperluas program edukasi yang menyasar berbagai kelompok, mulai dari mahasiswa, komunitas, hingga pelaku usaha. 

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman publik terhadap aset kripto dan teknologi blockchain sekaligus mendorong terciptanya pasar yang lebih matang. 

Selain mengembangkan literasi, Indodax juga berupaya memperkuat posisi bisnisnya di tengah pertumbuhan industri. 

Perusahaan tersebut mengklaim telah memiliki sekitar 10 juta pelanggan hingga saat ini. 

Komitmen terhadap edukasi dan pengembangan pasar turut membawa Indodax meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah Ksatria CFX 2026 yang digelar oleh PT Central Finansial X (CFX) dalam rangkaian CFX Crypto Conference 2026. 

Indodax memperoleh Arjuna Awards kategori Komitmen Literasi & Edukasi serta Bima Awards untuk kategori Pencapaian Tertinggi dalam Menumbuhkan Pasar Aset Kripto. 

Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota bursa yang dinilai aktif dalam meningkatkan literasi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan pasar kripto nasional. 

William menilai penghargaan tersebut menjadi penguatan bagi industri untuk terus membangun kepercayaan publik. Menurutnya, perkembangan pasar aset kripto tidak hanya bergantung pada pertumbuhan jumlah investor, tetapi juga kualitas pemahaman dan tata kelola industri. 

"Industri aset kripto dapat tumbuh secara sehat apabila masyarakat memahami manfaat, risiko, serta cara berinvestasi yang bertanggung jawab," kata William. 

Pergerakan Aset Kripto

Harga Bitcoin kembali menguat dan menembus level US$ 63.000 dalam 24 jam terakhir pada Jumat (12/6/2026). 

Kenaikan tersebut terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar global, terutama setelah aset berisiko, saham, dan emas bergerak positif seiring perubahan ekspektasi pelaku pasar terhadap arah suku bunga Amerika Serikat. 

Melansir CoinMarketCap, Bitcoin tercatat naik 0,81% ke level US$ 63.615,89 dalam 24 jam terakhir. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.