Bayangkan Anda sedang menonton cuplikan pertandingan Inggris di Piala Dunia, ketika Harry Kane mencetak gol hasil umpan dari Jude Bellingham, tetapi grafik di layar justru menampilkan kredit gol untuk 'Harry' dengan assist oleh 'Jude'.
Kira-kira seperti itulah kesalahan yang dilakukan BBC dalam tayangan sorotan pertandingan Grup A pada Kamis malam antara Korea Selatan dan Republik Ceko (atau, ya, Republik Korea dan Ceko, jika itu bisa menyelamatkan kita dari perdebatan kecil yang akan kita bahas ini).
Korea Selatan berhasil bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk meraih kemenangan 2-1 berkat gol dari Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu.
Setelah bertahun-tahun mengenal nama-nama seperti Park Ji-sung dan Son Heung-min, publik kini sudah paham bahwa penulisan nama Korea memang ‘terbalik’ dibandingkan standar bahasa Inggris.
Artinya, nama keluarga yang setara dengan nama belakang (seperti ‘Park’ atau ‘Son’) ditulis dan diucapkan lebih dahulu, sementara nama pemberian yang setara dengan ‘nama depan’ dalam bahasa Inggris disebut setelahnya.
Namun dalam tayangan BBC, gol penyama kedudukan justru dikreditkan kepada ‘In-Beom’ alih-alih Hwang, dengan assist dari ‘Kang-In’ (Lee). Sementara itu, gol pembuka tim Ceko dicatat sebagai milik ‘Krejci’ dengan assist dari ‘Coufal’ — keduanya jelas merupakan nama keluarga — sehingga hal ini menunjukkan bahwa BBC tampaknya tidak bermaksud untuk bersikap santai secara kebijakan pada Piala Dunia kali ini.
Namun untuk gol penyama Korea Selatan, tulisan di layar menampilkan ‘In-Beom’ sebagai pencetak gol dan ‘Kang-In’ sebagai pemberi assist — padahal seharusnya tertulis gol oleh Hwang dan assist oleh Lee.
Kejadian serupa juga terjadi ketika Hwang dari Feyenoord memberikan umpan bagi gol kemenangan sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir kepada pemain pengganti Oh — atau ‘Hyeon-gyu’, seperti yang tertulis di keterangan layar.
Jika kita bersikap maklum, kemungkinan besar nama-nama pemain tersebut dimasukkan ke dalam sebuah basis data, dan sistem secara otomatis menariknya untuk ditampilkan dalam grafik.
Gol penentu kemenangan pun dikreditkan kepada ‘Hyeon-Gyu’ (Oh).
Kendati demikian, hal ini tentu menjadi catatan bagi BBC untuk lebih berhati-hati di pertandingan-pertandingan berikutnya — dan bukan hanya untuk laga yang melibatkan Korea Selatan saja.
Pada tahun 2019, Jepang sempat meminta media asing untuk menggunakan urutan nama sesuai standar Jepang, yang mengikuti konvensi serupa — meskipun permintaan tersebut sebagian besar diabaikan, dan banyak nama masih ditulis dalam format barat oleh media maupun kalangan selebritas.