TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, Sulawesi Selatan, menggelar pasar murah LPG subsidi 3 kilogram di lima kecamatan.
Itu dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan gas melon sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Program ini digelar di tengah keluhan warga terkait sulitnya memperoleh LPG 3 kilogram.
Termasuk melonjaknya harga di tingkat pengecer dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu, Ruslang, mengatakan setiap tabung dijual seharga Rp19 ribu atau sesuai HET yang berlaku di Kabupaten Luwu.
Pasar murah dilaksanakan di Kecamatan Ponrang Selatan, Ponrang, Bupon, Bua, dan Walenrang.
Baca juga: Pemkab Luwu dan MDA Buka Akademi MATAPPA, Latih 90 Peserta Raih Sertifikasi BNSP
"Masing-masing lokasi disiapkan 560 tabung LPG 3 kilogram. Pembelian dibatasi satu tabung untuk satu kartu keluarga agar distribusi lebih merata dan tepat sasaran," kata Ruslang kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (13/6/2026) siang.
Dengan alokasi 560 tabung per kecamatan, total LPG subsidi yang disiapkan mencapai 2.800 tabung.
Ruslang menjelaskan pasar murah merupakan langkah pemerintah daerah menjaga keterjangkauan harga LPG subsidi sekaligus membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh pasokan.
"Kami berharap masyarakat bisa mendapatkan LPG sesuai HET dan tidak perlu membeli dengan harga yang lebih mahal di luar jalur distribusi resmi," bebernya.
Keluhan soal sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram juga disampaikan Noni (40), warga Kecamatan Walenrang.
Ia mengaku sudah kesulitan memperoleh gas melon sejak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kalaupun tersedia di tingkat pengecer, harganya jauh di atas ketentuan.
"Sebelum Iduladha sampai sekarang gas 3 kilogram sangat susah didapat. Kalau ada, harganya mahal, bisa Rp35 ribu sampai Rp40 ribu per tabung," kata Noni.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian warga terpaksa mencari alternatif lain untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
"Karena sulit didapat, kadang kami terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak di rumah," akunya.
Noni mengaku terbantu dengan adanya pasar murah LPG yang digelar Pemkab Luwu di Kantor Kecamatan Walenrang.
Menurut dia, program tersebut menjadi solusi sementara bagi masyarakat yang selama ini harus membeli gas dengan harga tinggi.
"Kami sangat bersyukur ada pasar murah seperti ini. Setidaknya masyarakat bisa mendapatkan gas dengan harga yang sesuai dan tidak perlu lagi mencari ke banyak tempat," ucapnya.
Adapun lokasi pasar murah LPG 3 kilogram berada di Kantor Camat Ponrang Selatan, Kantor Camat Ponrang, Kantor Kecamatan Bupon, Kantor Kecamatan Bua, dan Kantor Kecamatan Walenrang.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana