Pemkab Manokwari Larang Penjualan Minuman Beralkohol Selama Pesparawi XIV, hingga 2 Juli
Roifah Dzatu Azmah June 13, 2026 02:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten Manokwari akan memberlakukan pelarangan penjualan minuman beralkohol selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono saat kegiatan kerja bakti massal ASN Pemkab Manokwari di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, Sabtu (13/6/2026).

Mugiyono mengatakan, Bupati Manokwari akan menerbitkan surat imbauan terkait pelarangan penjualan minuman beralkohol yang berlaku hingga 2 Juli 2026.

Kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya ajang keagamaan berskala nasional tersebut.

Baca juga: Pembukaan dan Penutupan Pesparawi Nasional XIV Dipusatkan di Borarsi, Panitia Matangkan Persiapan

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

“Mulai besok juga Bapak Bupati akan menaikkan surat atau imbauan pelarangan penjualan minol sampai tanggal 2 Juli. Ini bukti bahwa kami ingin sungguh-sungguh menjaga situasi tetap aman dan tertib,” kata Mugiyono.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta, official, tamu undangan, serta masyarakat yang akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Selain pelarangan penjualan minuman beralkohol, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menurut Mugiyono, penyebaran informasi yang tidak benar dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan kegiatan, sehingga diperlukan peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan menjaga keamanan, ketertiban, dan juga menjaga kebersihan di lingkungan kita untuk membantu menyukseskan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV,” ujarnya.

Baca juga: Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV

Pemerintah Kabupaten Manokwari juga terus mengintensifkan berbagai persiapan menjelang kedatangan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. 

Persiapan tersebut mencakup penataan lingkungan, kebersihan kota, kesiapan sarana dan prasarana, hingga penguatan koordinasi dengan aparat keamanan.

Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung di Manokwari pada 20 hingga 28 Juni 2026 dan akan diikuti kontingen dari 38 provinsi di Indonesia.

Pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, panitia pelaksana, serta seluruh elemen masyarakat terus bersinergi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, tertib, dan sukses, sekaligus memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu yang datang ke Papua Barat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.