6 Rumah dan Kantor Desa Terdampak, Warga Libungo Gorontalo Masih Berjibaku Bersihkan Sisa Banjir
Wawan Akuba June 13, 2026 02:58 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Dua hari setelah banjir melanda Desa Libungo, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, warga masih disibukkan dengan aktivitas membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa lumpur serta material yang terbawa arus.

Banjir yang terjadi pada Kamis (11/6/2026) itu dipicu meluapnya Sungai Wulo setelah wilayah hulu diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Meski kondisi telah berangsur normal, sejumlah warga masih terlihat membersihkan perabotan rumah tangga dan halaman rumah yang sempat terendam air.

Baca juga: Demo BEM UI ke Bundaran HI Dihadang TNI-Polri, Polda Sebut Lokasi Itu Dilarang untuk Aksi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango memastikan genangan yang sempat merendam permukiman warga telah surut.

Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Y Babyonggo, mengatakan situasi di Desa Libungo saat ini sudah aman dan aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan seperti biasa.

"Alhamdulillah kondisi saat ini sudah aman. Air sudah surut dan warga mulai membersihkan rumah mereka yang sempat digenangi air serta sisa material banjir," kata Achril saat dikonfirmasi Tribun Gorontalo melalui WhatsApp, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, penanganan pascabanjir masih terus dilakukan BPBD bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta unsur terkait lainnya.

Selain melakukan pendataan dampak bencana, BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak pada Jumat (12/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang rumahnya terdampak luapan sungai.

Achril mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan guna memastikan seluruh warga terdampak dapat kembali beraktivitas secara normal.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Kejagung Bongkar Mark Up Motor Listrik MBG, Rp47 Juta per Unit Dibayar Rp1,1 Triliun

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan wilayah rawan banjir, agar tetap waspada. Jika terjadi hujan deras dalam waktu lama, segera perhatikan kondisi sungai dan ikuti arahan petugas maupun pemerintah desa," imbaunya.

Menurut Achril, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko apabila terjadi bencana serupa di kemudian hari.

Ia meminta warga tidak mengabaikan tanda-tanda awal yang dapat memicu banjir, seperti meningkatnya debit air sungai secara tiba-tiba atau hujan deras yang berlangsung cukup lama.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bone Bolango, sebelum kejadian banjir, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Bone Bolango.

Dalam peringatan tersebut, sejumlah wilayah, termasuk Suwawa Selatan, diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Tak lama setelah hujan mengguyur wilayah tersebut, Sungai Wulo mulai meluap dan masuk ke permukiman warga di Desa Libungo sekitar pukul 13.30 Wita.

Laporan masyarakat kemudian diterima BPBD. Petugas langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk melakukan pendataan serta penanganan di lokasi kejadian.

Data sementara BPBD Bone Bolango mencatat sebanyak enam unit rumah warga terdampak banjir.

Selain itu, satu unit gedung pemerintahan, yakni Kantor Desa Libungo, turut terdampak akibat luapan sungai.

Meski menyebabkan genangan di sejumlah bangunan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian warga.

BPBD juga tidak menerima laporan adanya gangguan terhadap layanan kesehatan, pendidikan, maupun komunikasi publik selama kejadian berlangsung.

Dalam proses penanganan, sejumlah pihak dilibatkan, mulai dari BPBD Bone Bolango, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Mereka bersama-sama melakukan pendataan, pemantauan kondisi wilayah terdampak, serta membantu proses pembersihan pascabanjir.

Saat ini kondisi di Desa Libungo dilaporkan telah berangsur pulih. Hujan yang sebelumnya mengguyur wilayah tersebut telah reda dan air yang sempat menggenangi permukiman warga sudah surut sepenuhnya.

Meski demikian, sebagian warga masih disibukkan dengan membersihkan lumpur yang tersisa di dalam rumah serta lingkungan sekitar.

BPBD Bone Bolango memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi wilayah yang berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi.

"Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dan selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG maupun pemerintah daerah. Jika ada kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan agar dapat ditangani lebih cepat," tutup Achril.

Sementara itu, sejumlah wilayah di Gorontalo, khususnya Kabupaten Bone Bolango, masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. Warga pun diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.