Geger Fortuner Dikepung Warga di Ciledug, Ternyata Bawa Pelaku Narkoba
GH News June 13, 2026 04:08 PM
Jakarta -

Media sosial dihebohkan video yang menunjukkan Toyota Fortuner dikepung dan diamuk warga di Ciledug, Tangerang. Bahkan, pengepungan itu terlihat sangat ramai, sesak dan mencekam. Ada apa gerangan?

Disitat dari akun Instagram , sejumlah warga termasuk ojol terlihat mengerubungi dan menginjak-injak Toyota Fortuner berkelir putih. Mereka juga terpantau mengepung terduga pengemudi yang telah dikeluarkan dari kendaraan.

Pada potongan video lain, terduga pengemudi Fortuner sudah tak mengenakan kaos dan digiring petugas ke mobil ambulans. Dia terlihat seperti tak sadarkan diri. Sementara di saat bersamaan, warga masih terlihat murka dan suara sirine kendaraan bersahut-sahutan.

[Gambas:Instagram]

Dalam tayangan amatir tersebut, terduga pengemudi Fortuner disebut-sebut melakukan tabrak lari. Itulah mengapa, warga ramai-ramai memburunya dan berhasil melakukan penangkapan saat kendaraan terjebak macet di kawasan Puri Beta (Purbet).

Namun, narasi itu rupanya tak terbukti benar. Sebab, menurut pemeriksaan polisi, terduga pengemudi Fortuner yang diamuk warga tersebut merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, meluruskan informasi keliru yang beredar di media sosial. Dia memastikan, pengemudi Fortuner tersebut bukan pelaku tabrak lari maupun maling mobil, melainkan pelaku narkoba.

"Bahwa telah terjadi penangkapan diduga pelaku narkoba yang pada saat dilakukan penggerebekan, salah satu diduga tersangka melarikan diri ke wilayah Ciledug (Puri Beta 2)," kata Jauhari dalam keterangannya, dikutip dari detikNews, Sabtu (13/6).

Kombes Raden menjelaskan, ketika melintas, di Puri Beta, salah satu warga meneriaki 'maling' ke mobil tersebut. Orang sekitar yang mendengar teriakan tersebut kemudian berlari dan ikut melakukan pengejaran.

"Pada saat sampai di Puri Beta 2 ada salah satu warga meneriaki maling yang kemudian pelaku dikeroyok massa hingga babak belur. Terjadi sekira pukul 20.54 WIB, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2026. Namun mobil tersebut tidak mau berhenti atau berusaha kabur, demikian warga berusaha mengejar dan mengepung diduga pelaku narkoba," jelasnya.

Jauhari mengatakan pelaku mencoba kabur saat hendak ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Adapun lokasi awal penangkapan adalah di kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

'Awal mula kejadian anggota Sat Narkoba Polres Jakarta Selatan pimpinan Ipda Erwin Manatar Sirait melakukan penangkapan narkoba 4 orang Pelaku narkoba TKP di Jalan Al Mubarok II Blok T 2 RT 02/08 Kelurahan Joglo, Kembangan Jakarta Barat," ungkapnya.

Ketika disergap, salah satu pelaku yang berada di mobil Fortuner dengan nopol B-2432-VBE melarikan diri. Anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan yang berjumlah lima orang kemudian mengejar pelaku.

"Anggota Polres Jaksel kemudian melakukan pengejaran dari TKP penangkapan (Joglo) sampai pelaku berhenti dikarenakan menabrak trotoar di Jalan Puribeta 2 yang sebelumnya juga menabrak beberapa pengendara motor lainnya," kata dia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.