Penyakit di Tubuh Raffi Ahmad Ternyata Tumor, Suami Nagita Slavina Ungkap Kondisi: Sudah Takdirnya
Murhan June 13, 2026 04:47 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyakit yang sempat bersarang di tubuh Presenter sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad ternyata tumor.

Namun, suami Nagita Slavina itu mengungkap kondisi kesehatannya usai menjalani operasi pengangkatan lipoma sudah baik.

Bahkan, dia memastikan saat ini kondisinya sudah membaik dan tidak mengalami gangguan setelah menjalani tindakan medis.

"Alhamdulillah sehat, ada lipoma tumor, tapi Alhamdulillah enggak ganas (tumor jinak) dan sudah dioperasi," kata Raffi Ahmad saat ditemui usai konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan belum lama ini.

Raffi lantas bersyukur hasil pemeriksaan menunjukkan tumor yang dideritanya bukan termasuk kategori ganas.

"Tetap semangat kita, ya enggak apa-apa, mungkin ya sudah takdirnya, sudah aman," ucapnya.

Baca juga: Heran Suami Dikaitkan Kasus Blueray Cargo, Nagita Ungkit Pengalaman 11 Tahun Jadi Istri Raffi Ahmad

Dia  juga menegaskan operasi yang dijalaninya tergolong ringan sehingga tidak terlalu memengaruhi rutinitas sehari-hari.

"Enggak terganggu, operasi kecil, sembuh-sembuh," ujar Raffi Ahmad.

Diketahui, Raffi Ahmad mengumumkan untuk menjalani operasi karena adanya benjolan di bahu kirinya.

Penjelasan itu diumumkan oleh Raffi di Instagram miliknya.

"Beberapa waktu terakhir banyak yang bertanya tentang benjolan di area bahu saya. Dari hasil pemeriksaan, kemungkinan mengarah pada lipoma (penumpukan jaringan lemak), kista, atau benjolan jinak lainnya,” tulis Raffi Ahmad, Rabu (3/6/2026).

“Ukurannya sekitar 5–6 cm ke dalam dan tentu perlu dipantau serta ditangani dengan baik sesuai arahan dokter," tulisnya.

Kasus Blueray

Presenter Raffi Ahmad mendadak jadi sorotan setelah namanya disebut dalam sidang perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktoran Jenderal Bea dan Cukai (DJBP).

Dalam perkara tersebut dilakukan pembuktian atas dugaan suap yang melibatkan pemilik perusahaan Blueray Cargo.

Di tengah rangkaian persidangan, salah satu saksi sempat menyebut nama Raffi Ahmad yang juga merupakan Utusan Khusus Presiden.

Sadar jadi sorotan publik, Raffi langsung menggandeng Hotman Paris sebagai kuasa hukum dan membuat klarifikasi yang membantah adanya keterkaitan dirinya dengan perkara tersebut.

Pun kini kabarnya, saksi yang menyebut nama Raffi dalam sidang sudah mencabut keterangannya dalam BAP. Hal ini jelas membuat Raffi lega.

Kini Raffi Ahmad kembali berkonsultasi dengan Hotman Paris untuk menyikapi situasi tersebut.

"Kalau saya sih sebenarnya pemaaf ya, tapi saya harus konsultasi dulu sama pengacara saya. Gimana Bang Hotman langkah hukum ke depan?" kata Raffi Ahmad kepada Hotman Paris di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (11/6/2026).

Menanggapi hal itu, Hotman Paris menjelaskan, pihaknya tidak melihat adanya dasar hukum untuk melaporkan pemilik toko Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Menurut Hotman, tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa yang melibatkan Raffi Ahmad.

"Kalau ditanya, ya kita tarik dari awal, pemilik toko Blueray Cargo ini justru yang sebenarnya mau kasih gratis handphone ke Raffi Ahmad, jadi dia enggak salah dong," ujar Hotman.

Ia menjelaskan, pemilik toko tersebut hanya meminta berfoto bersama Raffi Ahmad tanpa adanya transaksi atau hubungan bisnis apa pun.

"Pemilik toko ini cuma minta foto saja, jadi enggak ada perbuatan pidananya. Apalagi dia sudah WhatsApp ke orang yang dikenal Raffi karena kasihan dengan kasus ini," lanjutnya.

Terkait kemungkinan melaporkan Yohanes, saksi yang sempat menyebut nama Raffi dalam persidangan, Hotman juga menilai langkah tersebut sulit dilakukan.

Menurutnya, Yohanes hanya menyampaikan dugaan yang didapat dari informasi pihak lain, dan keterangan tersebut telah dicabut.

"Yang kedua si Yohanes, saksi yang merupakan pegawai Blueray di Jakarta, dia hanya mengatakan di BAP-nya menduga-duga kemungkinan ada pesanan dari Raffi. Mungkin dia dengar dari perempuan yang bertemu itu. Itu pun sudah dicabut," jelas Hotman.

"Jadi untuk dua orang staf Blueray ini, saya kira enggak ada peristiwa pidana yang mau kita laporkan," tambahnya.

Meski demikian, Hotman menegaskan pihaknya kini fokus mengumpulkan bukti terhadap pihak-pihak yang dinilai telah mencemarkan nama baik Raffi Ahmad melalui media sosial.

Menurut dia, banyak pihak yang langsung menuduh tanpa dasar dan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

"Jadi yang mau kita cari adalah orang-orang yang menistai sangat keji di media sosial yang langsung sudah menuduh tanpa ada bukti, dan itu akan kami inventarisir," ungkap Hotman.

Ia menegaskan langkah hukum akan difokuskan kepada pihak-pihak yang dianggap menyerang kehormatan dan reputasi Raffi Ahmad melalui unggahan maupun komentar di media sosial.

"Jadi yang menjadi target utama kami adalah orang-orang yang menyerang dan menuduh tanpa dasar demi mencari perhatian atau keuntungan di media sosial," ujar Hotman Paris

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.