Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Surakarta dan Xi’an, China terus mempererat hubungannya sebagai sebuah sister city. Terakhir sejumlah utusan dari Xi’an Shenglu Federation of Innovative Small and Medium-Size Entrepreneurs bersama pengusaha di Solo bertemu di Bale Tawangarum, Jumat (12/6/2026).
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengungkapkan pertemuan ini menjadi kelanjutan dari program Sister City antara kedua belah negara. Para utusan yang hadir mewakili sejumlah sektor yang memiliki peluang untuk dijadikan kerjasama.
“Ini kelanjutan implementasi dari Sister City Surakarta dan Xian. Hari ini hadir delegasi yang berfokus pada bisnis dan pengembangan usaha. Sektor yang hadir cukup banyak dari berbagai macam sektor. Kaitannya dengan pengembangan ekosistem usaha kecil menengah,” tuturnya.
Salah satu bidang yang saat ini memiliki prospek tinggi yakni bidang kebugaran (wellness). Apalagi kedua kota ini memiliki warisan budaya pengobatan tradisional yang mirip.
Baca juga: Sensus Ekonomi Sasar Ekosistem Digital, Wakil Wali Kota Solo Astrid: Jadi Dasar Rumuskan Kebijakan
“Kunjungan dari delegasi Xian sudah dilakukan di bidang kesehatan dengan pengenalan pengembangan pengobatan tradisional mirip dengan yang ada di Surakarta pengembangan jamu,” jelasnya.
Saat ini kedua kota tengah menjajaki peluang kerjasama agar dapat saling belajar antara satu dengan yang lain.
“Kota Surakarta sebagai wellness sejalan dengan yang dilakukan di Xian. Pelaku usaha di bidang wellness juga merasakan beberapa pendekatan dan bagaimana mengemas produk dan jasanya supaya lebih berkualitas dan memiliki daya saing,” terangnya.
Dalam pertemuan tersebut, Astrid memberikan cinderamata berupa keris. Sedangkan utusan dari Xi’an memberikan karya seni lukis huruf sebagai kenang-kenangan. (*)