Rute Baru Trans Jatim Malang-Kepanjen, Target Beroperasi Oktober 2026
Titis Jati Permata June 13, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur dipastikan akan menambah koridor layanan Bus Trans Jatim di wilayah Malang Raya pada tahun ini. 

Penambahan koridor tersebut ditargetkan bakal menjadi hadiah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemprov Jawa Timur yang diperingati setiap 12 Oktober mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, mengatakan persiapan pengoperasian koridor baru Trans Jatim di Malang saat ini terus dimatangkan dan telah dilaporkan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

“Kami tadi melaporkan terkait perkembangan Trans Jatim. Untuk penambahan koridor yang ada Malang, Insya Allah ready untuk tahun ini,” kata Nyono, pada SURYA.co.id, Sabtu (13/6/2026). 

Target Segera Beroperasi

Bahkan, rencana semula koridor baru tersebut ditargetkan beroperasi sebagai hadiah HUT Pemprov Jatim pada Oktober mendatang.

Namun Gubernur Jawa Timur menginginkan layanan itu dapat direalisasikan lebih cepat.

“Kami tadi melapor untuk hadiah ulang tahun Pemprov Jawa Timur. Tapi Gubernur inginnya lebih cepat,” ujarnya sambil tertawa.

Hubungkan Malang-Kepanjen

Nyono menjelaskan, berdasarkan hasil studi sementara, untuk koridor kedua Trans Jatim kawasan Malang Raya akan menghubungkan wilayah Malang menuju Kepanjen.

Selain itu, terdapat alternatif rute yang akan disambungkan hingga kawasan Tumpang. Namun skema tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Kalau dari studi kami, itu kita ke arah Kepanjen. Ada alternatif untuk kita sambungkan ke arah Tumpang. Tapi ini masih skenario-skenario,” katanya.

Komunikasi dengan Stakeholder

Ia menegaskan, sebelum koridor baru dioperasikan, Dishub Jatim akan melakukan komunikasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan di Malang Raya.

Mulai dari pemerintah daerah, paguyuban angkutan, tokoh masyarakat hingga perwakilan warga akan dilibatkan agar kehadiran Trans Jatim dapat diterima seluruh pihak.

“Koridor itu harus diamankan. Harus komunikasi dengan seluruh stakeholder yang ada di sana, dari paguyuban-paguyuban, ketua-ketua paguyuban, Pemkab, Pemkot, seluruh stakeholder yang ada di sana, perwakilan masyarakat yang ada di sana, sehingga semua menerima dan welcome untuk dioperasikan jalur Trans Jatim,” jelasnya.

Baru Ada Satu Koridor

Sebagaimana diketahui, saat ini Trans Jatim Malang Raya telah memiliki satu koridor yang menghubungkan Terminal Hamid Rusdi – Terminal Landungsari – Terminal Batu atau dikenal sebagai Koridor I Malang Raya (Gajayana). 

Sesuai rencana, Pemprov Jatim akan melakukan pengembangan hingga tiga koridor di kawasan Malang Raya.  

Dengan penambahan koridor baru di Malang Raya, Pemprov Jatim berharap konektivitas transportasi publik antarwilayah semakin kuat sekaligus memberikan pilihan mobilitas yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Sejauh ini Trans Jatim telah memiliki 7 koridor. Yakni Koridor 1 rute Sidoarjo–Surabaya–Gresik, Koridor 2 rute Mojokerto–Surabaya, Koridor 3 rute Mojokerto–Gresik, Koridor 4 rute Gresik–Lamongan, Koridor 5 rute Surabaya–Bangkalan, Koridor 6 rute Sidoarjo–Mojokerto, serta Koridor 7 rute Lamongan–Paciran.  

Trans Jatim adalah layanan angkutan umum yang digagas Pemprov Jatim dengan satu tarif jauh dekat Rp 5.000 untuk masyarakat umum, dan Rp 2.500 untuk santri dan pelajar.

Satu karcis tersebut masih bisa digunakan dalam kurun waktu dua jam tanpa bayar ulang. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.