Demo Hari Ini, Mahasiswa Unjuk Rasa di depan Istana Negara, Bawa 6 Tuntutan
Rita Noor Shobah June 15, 2026 07:08 AM

TRIBUNKALTIM.CO —  Aksi demo mahasiswa akan berlanjut pada hari ini, Senin (15/6/2026).

Dua hari setelah demonstrasi ribuan mahasiswa di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) kembali mengumumkan rencana aksi.

Kali ini, mereka akan bergerak ke depan Istana Negara dengan membawa enam tuntutan utama kepada pemerintah.

Aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dengan target lebih dari 200 peserta.

Baca juga: Pengerahan Komcad saat Aksi Demo Dikritik 19 Organisasi Masyarakat Sipil, Sorotan Komisi I DPR

Selain mahasiswa UBK, sejumlah kampus lain disebut telah menjalin komunikasi untuk ikut bergabung.

Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, M Abdi Maludin, menyatakan keputusan aksi diambil setelah serangkaian diskusi dan konsolidasi internal.

"Kita melihat kondisi negara hari ini sangat terpuruk, bahwasanya negara ini sedang tidak baik-baik saja," kata Abdi saat dihubungi, Minggu (14/6/2026).

Menurut dia, mahasiswa menyoroti berbagai persoalan yang berkembang belakangan, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kondisi ekonomi nasional, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), hingga fluktuasi pasar modal yang dinilai berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

"Sempat kita diskusi bagaimana kita melihat sampai hari ini, dari nilai tukar Rupiah ke Dolar itu sangat menurun, dari BBM juga naik," ujarnya.

Baca juga: Aparat Blokade hingga Empat Lapis saat Demo di Thamrin, BEM UI: Bukti Elite Takut Rakyat Bersatu

Mahasiswa Kampus Lain Siap Gabung

Aksi ini awalnya dikonsolidasikan secara internal oleh mahasiswa UBK. Namun, pihaknya membuka ruang bagi mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang ingin bergabung.

"Tentu kami akan membuka pintu selebar-lebarnya mungkin untuk kawan-kawan ingin bergabung di BEM Universitas Bung Karno," kata Abdi.

Ia mengungkapkan mahasiswa dari Universitas Pamulang (Unpam) dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) telah menjalin komunikasi terkait kemungkinan ikut dalam aksi tersebut.

Baca juga: Kapolri, BIN, dan Istana Tanggapi Ancaman Demo Reformasi Jilid II dari Mahasiswa

Enam Tuntutan ke Istana

Dalam demonstrasi di Istana Negara, mahasiswa membawa enam tuntutan utama kepada pemerintah, yakni:

  1. Menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
  2. Meninjau kembali Undang-Undang Kepolisian RI.
  3. Menghentikan militerisme dan menegakkan supremasi sipil.
  4. Mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional.
  5. Menjamin hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau.
  6. Meninjau kembali kebijakan kenaikan harga BBM yang dinilai membebani masyarakat.

Enam tuntutan tersebut menunjukkan bahwa keresahan mahasiswa tidak hanya menyangkut isu ekonomi, tetapi juga pendidikan, tata kelola pemerintahan, serta relasi sipil dan aparat negara.

Gelombang Aksi Belum Surut

Rencana aksi BEM UBK berlangsung setelah demonstrasi mahasiswa pada Jumat (12/6/2026) diwarnai blokade aparat di kawasan Semanggi, Dukuh Atas, dan Tosari, Jakarta Pusat, saat massa bergerak menuju Bundaran HI.

Di hadapan mahasiswa, barisan aparat gabungan mengawal jalannya aksi.

Demonstrasi serupa juga berlangsung di sejumlah kota lain, seperti Bandung, Solo, dan sebelumnya Kendari. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.