TRIBUN-SULBAR.COM - Gelombang demonstrasi yang memprotes kebijakan pemerintah di sejumlah wilayah masih akan terus berlangsung.
Setelah aksi pada 12 Juni 2026 lalu, hari ini, Senin (15/6/2026), demo besar-besaran dilaporkan akan berlangsung di berbagai kota besar.
Demo akan dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta, Padang, Semarang, Medan, hingga Kalimantan.
Baca juga: Polisi Hadang Mobil Bus Rombongan Mahasiswa yang Hendak Berangkat Demo, Situasi Memanas
Demo di kota-kota besar ini akan dilakukan secara serentak.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, khusus di DKI Jakarta, massa aksi kembali menargetkan titik aksi di kawasan Istana hingga Bundaran HI.
Sementara itu, pada saat yang sama, Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, akan mengunjungi Indonesia dan bertemu Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Senin (15/6/2026).
Kedatangan Steinmeier akan didampingi delegasi bisnis dari sektor logistik, tenaga kerja, dan digital, serta delegasi bidang budaya dan para ilmuwan.
Aksi demo dan kunjungan kenegaraan ini diprediksi menambah kemacetan di ibu kota karena bakal ada penutupan jalan yang bersifat situasional.
Berikut informasi seruan aksi demo yang dijadwalkan pada Senin (15/6/2026):
1. BEM KM UNAND (Universitas Andalas)
Nama Aksi: Seruan Aksi Indonesia Sekarat (berdasarkan informasi di pamflet)
Penyelenggara: BEM KM UNAND (Kabinet Rakit Makna/Kementerian Jaknas)
Lokasi/Titik Aksi: Tidak dicantumkan secara spesifik
Keterangan: Menggunakan slogan "Semua Diundang!".
2. Universitas Sumatera Utara (USU)
Nama Aksi: Seruan Aksi!
Penyelenggara: Seluruh Mahasiswa (Masma) Universitas Sumatera Utara
Waktu: Senin, 15 Juni 2026 | Pukul 12.00 WIB hingga selesai
Titik Kumpul: Sekretariat Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara
Lokasi/Titik Aksi: Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara
Dress Code: Baju hitam dan almamater
Isi Tuntutan: UU Polri, ekonomi nasional, program MBG, energi, pendidikan, dan lingkungan.
3. HMI Cabang Semarang
Nama Aksi: Seruan Aksi Reformasi Jilid II
Penyelenggara: HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Semarang (Bidang PTKP)
Waktu: Senin, 15 Juni 2026 | Pukul 10.00 WIB
Titik Kumpul: Sekretariat HMI Cabang
Lokasi/Titik Aksi: Seluruh titik sentral Kota Semarang
4. Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) MAB
Nama Aksi: Seruan Aksi Reformasi Indonesia
Penyelenggara: Seluruh Mahasiswa UNISKA
Waktu: Senin, 15 Juni 2026 | Pukul 12.00 WITA (titik kumpul) dan 13.00 WITA (titik juang)
Titik Kumpul: Kampus UNISKA Adhyaksa
Lokasi/Titik Aksi: DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)
Dress Code: Almamater atau pakaian serba hitam
Baca juga: Komisi I DPR: Demo Tugas Polisi, TNI-Komcad Harus Sesuai Hukum
5. Universitas Paramadina
Nama Aksi: Reformasi Jilid II
Penyelenggara: Serikat Mahasiswa Universitas Paramadina
Waktu: Senin, 15 Juni 2026 | Pukul 13.00 WIB
Titik Kumpul: Lobi Gedung Nurcholish Madjid
Lokasi/Titik Aksi: Istana Seluruh Rakyat Indonesia
Dress Code: Baju hitam dan almamater
Isi Tuntutan: Kembalikan kedaulatan rakyat.
6. Universitas Trilogi
Nama Aksi: Seruan Aksi Massa Ikatan Mahasiswa Trilogi (#PanggilanRevolusi)
Penyelenggara: BEM Universitas Trilogi (Kabinet Advokasi Sinergi)
Waktu: Senin, 15 Juni 2026 | Pukul 13.30 WIB
Titik Kumpul: Tangga Artis
Lokasi/Titik Aksi: "Tanya Temanmu!"
Dress Code: Almamater
7. Institut STIAMI Tejo
Nama Aksi: Aksi Massa (#KuliahDiJalan)
Penyelenggara: BEM Institut STIAMI Tejo (Kabinet Prakarsa Periode 2025/2026)
Waktu: Senin, 15 Juni 2026 | Pukul 13.00 WIB - selesai
Titik Kumpul: Kampus Pusat Institut STIAMI Tejo
Lokasi/Titik Aksi: "Tanya Temanmu!" (dirahasiakan dalam pamflet)
8. Aliansi Front Mahasiswa Nasional (FMN) dan Organisasi Lain
Nama Aksi: Seruan Aksi 11+9=? (#SelamatkanIndonesia #PerbaikiHidupRakyat)
Penyelenggara: Koalisi berbagai organisasi (tertera logo FMN, PERISAI, GMNI, AGRA, Sentral Perjuangan Pemuda, dan lainnya)
Waktu: Senin, 15 Juni 2026
Lokasi/Titik Aksi: Bundaran HI, Jakarta Pusat
9. BEM UBK akan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Aksi tersebut akan dimulai pukul 10.00 WIB.
BEM UBK menargetkan lebih dari 200 mahasiswa turun ke jalan.
Menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan
Koperasi Desa Merah Putih.
Meninjau kembali UU Kepolisian RI.
Menghentikan militerisme dan menegakkan supremasi sipil.
Mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional.
Menjamin hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau.
Meninjau kembali kebijakan kenaikan harga BBM yang dinilai membebani masyarakat.