PROHABA.CO, PIDIE – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Gampong Dayah Caleue, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Minggu (14/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit bus JRG bernomor polisi BL 7525 PB dengan dua sepeda motor, yakni Honda Scoopy dan Honda Beat.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang yang merupakan pengendara dan penumpang kedua sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Benturan keras yang terjadi menyebabkan kedua sepeda motor masuk ke kolong bus, sehingga seluruh korban tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban meninggal dunia terdiri dari dua pelajar dan dua warga yang merupakan pengendara serta penumpang sepeda motor.
Korban pertama adalah Cut Raisya Naisyira bin T. Reza Noviar (16), seorang pelajar asal Gampong Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie.
Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dan berboncengan dengan Zurratur Wirza (16), yang juga berstatus pelajar dan berasal dari Gampong Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baro.
Sementara dua korban lainnya adalah Nadia Bin Lukman (33), seorang aparatur sipil negara (ASN) yang berdomisili di Gampong Paleu, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, serta Rostina (56), ibu rumah tangga yang juga merupakan warga Gampong Paleu.
Keduanya diketahui berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur KKA–Bener Meriah, Pemuda Aceh Utara Tewas Tabrakan dengan Truk
Baca juga: Kapolda Aceh Mutasi Sejumlah Wakapolres, Ini Daftar Pejabat yang Berganti Jabatan
Melansir informasi dari Serambinews.com, menyebutkan sebelum kecelakaan terjadi, bus JRG dan Honda Scoopy sama-sama melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan.
Sedangkan Honda Beat bergerak dari arah berlawanan, yakni dari Medan menuju Banda Aceh.
Setibanya di lokasi kejadian, Honda Scoopy diduga berbelok ke kanan.
Pada saat bersamaan, bus JRG yang melaju dengan kecepatan tinggi di jalur yang sama tidak mampu menghindari tabrakan.
Setelah menghantam Honda Scoopy, bus tersebut juga terlibat benturan dengan Honda Beat yang datang dari arah berlawanan.
Kerasnya benturan menyebabkan kedua sepeda motor terseret dan masuk ke kolong bus.
Seluruh korban yang berada di atas kedua sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang diderita.
(Serambinews.com/Muhammad Nazar)
Baca juga: Kecelakaan Maut di Aceh Timur, Sepasang Suami Istri Tewas Ditabrak Ford Everest
Baca juga: Kecelakaan Maut Hiace vs Truk Tangki di Aceh Jaya, Tiga Orang Meninggal dan Tujuh Luka
Baca juga: Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun