TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Demam Piala Dunia 2026 turut terasa di ruang redaksi Tribun Manado, Jalan AA Maramis Kairagi 2, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Senin 15 Juni 2026 siang.
Ada yang mendukung karena sejarah panjang tim tersebut di Piala Dunia.
Ada pula yang jatuh hati karena pemain idolanya, pengaruh keluarga, hingga kenangan masa kecil saat pertama kali mengenal sepak bola.
Berikut daftar negara yang dijagokan awak Tribun Manado pada Piala Dunia 2026:
Glendi Manengal mengaku telah lama menjadi pendukung Timnas Inggris.
"Dari dulu, semenjak saya tahu Piala Dunia, saya sudah tahu Inggris. Saya yakin yang akan juara tahun ini Inggris," ujarnya kepada editor Tribun Manado Indri Panigoro yang duduk bersebelahan kursi dengannya.
Menurutnya, Inggris memiliki materi pemain yang berkualitas dan berpeluang besar mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali meraih trofi Piala Dunia.
Jurnalis dan editor Tribun Manado, Indri Panigoro, menjagokan Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026.
Indri yakin Spanyol mampu menjadi juara dunia tahun ini.
Terlebih, La Furia Roja baru saja meraih gelar juara Euro 2024.
"Saya yakin tahun ini Spanyol yang pegang juara. Apalagi belum lama ini Spanyol menang pada Euro 2024 sehingga progres permainan sepak bolanya bisa diperhitungkan," kata Indri.
Indri mengaku mulai menyukai Spanyol sejak negara tersebut menjadi juara Piala Dunia 2010.
"Saya masih kecil saat itu. Saya mulai jatuh cinta dengan sepak bola karena euforia Piala Dunia waktu itu dan yang menang Spanyol," tuturnya.
Gryfid Talumedun memilih Timnas Jerman sebagai tim favoritnya.
"Saya mendukung Timnas Jerman karena tim ini identik dengan disiplin, mental juara, dan karakter permainan yang selalu terorganisir," ujarnya.
Menurut Gryfid, Jerman selalu mampu tampil konsisten dalam setiap turnamen besar, bahkan ketika tidak dijagokan.
"Sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia, Jerman juga selalu mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas di setiap generasi," katanya.
Ia optimistis Der Panzer memiliki peluang besar untuk kembali meraih gelar juara dunia.
"Dengan perpaduan pemain muda berbakat, pengalaman di level tertinggi, serta tradisi juara yang kuat, saya berharap Jerman mampu kembali mengangkat trofi Piala Dunia," tambahnya.
Berbeda dengan yang lain, Manajer Online Tribun Manado Handika Dawangi tidak memiliki negara favorit secara khusus.
Ia mengaku akan mendukung negara mana pun yang diperkuat oleh banyak pemain Juventus, klub sepak bola Italia yang menjadi tim kesayangannya.
Dewangga Ardhiananta juga memilih Spanyol sebagai jagoannya.
Ia menyukai Spanyol karena banyak diperkuat pemain Barcelona.
Selain itu, keberhasilan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010 juga menjadi alasan tersendiri.
Yeshinta Sumampouw menjagokan Timnas Jerman.
Alasannya sederhana.
Ia mengaku mengikuti pilihan sang suami yang juga merupakan pendukung Der Panzer.
Sementara Frandi Piring memberikan dukungannya kepada Portugal.
"Sejak Cristiano Ronaldo bermain untuk Manchester United, sejak itu saya mendukung Portugal," ujarnya.
Meski demikian, Frandi menilai persaingan juara Piala Dunia 2026 akan berlangsung ketat.
"Potensial juara Jerman dan Spanyol. Tapi Portugal salah satu favorit juara, bersama Argentina dan Prancis," katanya.
Wartawan senior Tribun Manado, Alpen Martinus, mengaku memiliki dua tim favorit, yakni Inggris dan Brasil.
"Kalau dua tim itu final, saya dukung Inggris. Saya suka dengan gaya bermain mereka. Semoga tahun ini Inggris juara," ujarnya.
Menurut Alpen, Inggris memiliki permainan yang menarik untuk disaksikan dan berpeluang besar mengakhiri puasa gelar.
Ventriko mengaku sebenarnya merupakan pendukung Timnas Italia.
Namun, karena Italia tidak tampil di Piala Dunia 2026, ia memilih memberikan dukungannya kepada Jepang.
"Sebenarnya saya pendukung Italia. Tapi karena Italia tidak ikut Piala Dunia kali ini, saya mendukung Jepang," ujarnya.
Menurut Ventriko, Jepang merupakan salah satu tim Asia yang menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Disiplin bermain, kerja sama tim, serta semangat juang tinggi menjadi alasan dirinya menjatuhkan pilihan kepada Samurai Biru.
Ia berharap Jepang mampu melangkah jauh dan memberikan kejutan di Piala Dunia 2026.
Sekretaris Tribun Manado, Elizabeth Sambur, memilih mendukung Belanda.
Meski mengaku tidak terlalu memahami sepak bola, Elizabeth tetap memiliki tim jagoan.
Ia mengungkapkan pilihannya terhadap Belanda mengikuti dukungan yang diberikan sang suami.
Meski mendukung negara yang berbeda-beda, seluruh awak Tribun Manado berharap turnamen empat tahunan ini menghadirkan pertandingan berkualitas dan penuh sportivitas.
Lantas, apakah Inggris, Spanyol, Jerman, Portugal, Belanda, atau negara lainnya akan menjadi juara Piala Dunia 2026?
Jawabannya akan terungkap seiring bergulirnya turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
TVRI Sulawesi Utara turut serta dalam event Bola Gembira yang berlangsung di berbagai kota di Indonesia, Sabtu 6 Juni 2026 pagi.
Di Manado, Bola Gembira dikemas unik dan meriah.
Dipusatkan di Pasir Putih Jalan Pierre Tendean (Boulevard), Bola Gembira diwarnai jalan sehat, zumba bersama Zin Debora yang heboh.
Pesertanya dari berbagai kalangan, pemerintahan, komunitas bola, masyarakat umum, bahkan kelompok disabilitas turut serta. Bola Gembira kian meriah dengan aksi bagi-bagi hadiah doorprize.
TVRI pun menggelar demo bagaimana cara mengakses channel TVRI Sport dan TVRI Nasional yang nantinya jadi kanal resmi siaran Piala Dunia 2026.
Kepala TVRI Stasiun Sulawesi Utara, Stella Purukan mengungkapkan, Bola Gembira digelar dalam rangka menyambut Piala Dunia 2026 yang berlangsung 11 Juni hingga 19 Juli.
"Bola Gembira juga sebagai ajang edukasi bahwa TVRI sebagai pemegang hak siar pemegang lisensi suara Piala Dunia," ujar Stella kepada Tribunmanado.ci.id.
Ia jelaskan, suara Piala Dunia 2026 dapat dinonton di dua kanal, yakni TVRI Nasional dan TVRI Sport
"Jika menonton di dua channel ini, masyarakat bisa tonton gratis karena siaran dilancarkanluaskaan dari tower pemancar dan bisa ditangkap oleh antena TV biasa milik konsumen," ujar Stella lagi.
Nantinya TVRI akan menyiarkan semua laga Piala Dunia 2026 sebanyak 104 partai. Sejak babak penyisihan grup hingga final.
Bersamaan dengan itu, TVRI juga akan menyebarkan demam nonton Piala Dunia 2026 ke daerah-daerah di Sulut yang tidak terjangkau siaran TVRI.
"Kita akan menggelar nobar ke kota-kota kabupaten. Selain sosialisasi siaran Piala Dunia 2026. Kita membangun silaturahmi lintas komunitas, masyarakat bahkan instansi," ujarnya lagi.
Adapun wilayah yang belum terjangkau dengan siaran TVRI yakni Bolmong, Boltim, Kotamobagu, Kepulauan Sitaro dan sebagian Minahasa Selatan.
(TribunManado.co.id/Indri Panigoro)