Klasemen Grup F Piala Dunia 2026: Swedia Menggila, Jepang Buktikan Status Kuda Hitam
Arif Tio Buqi Abdulah June 15, 2026 12:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Persaingan di Grup F Piala Dunia 2026 langsung memanas setelah seluruh tim menyelesaikan pertandingan pertama mereka, pada Senin (15/6/2026) pagi WIB.

Swedia untuk sementara memimpin klasemen usai meraih kemenangan telak 5-1 atas Tunisia. Sementara itu, laga lainnya mempertemukan Jepang dan Belanda yang berakhir imbang 2-2 dalam duel sengit di Dallas, Amerika Serikat.

Hasil tersebut membuat Swedia mengoleksi tiga poin dan menempati posisi teratas berkat selisih gol terbaik. Jepang dan Belanda sama-sama mengantongi satu poin, sedangkan Tunisia terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.

Kejutan Jepang yang mampu menahan imbang Belanda ini sekaligus membuktikan prediksi Football Enthusiast, Bayu Ajianto.

Ia meprediksi Jepang berpotensi menjadi tim kuda hitam di Grup F ini.

"Yang paling diwaspadai jelas Jepang, karena mereka sudah membuktikan kualitasnya dengan mampu mengalahkan tim-tim elite," ucap Bayu Ajianto dalam podcast YouTube Super Taktik Tribunnews di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Lalu kalau ditanya tim mana yang berpotensi sebagai kejutan di grup ini ya jelas jawabannya adalah Jepang."

"Selain kuda hitam, Jepang bisa disebut sebagai tim kejutan di dunia saat ini yang sedang naik kelas," jelasnya.

Klasemen Grup F Piala Dunia 2026

UPDATE KLASEMEN - Tabel klasemen Grup F Piala Dunia 2026 setelah Swedia menghajar Tunisia 5-1 di Monterey, pada Senin (15/6) pagi WIB. Swedia memimpin puncak klasemen. (Grafis Tribunnews.com)

Baca juga: Rekor Unbeaten Jepang vs Tim Eropa Berlanjut, Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia 2026

Swedia Mengamuk, Tunisia Tak Berkutik

Swedia tampil luar biasa saat menghadapi Tunisia di Monterrey. Tim Skandinavia membuka keunggulan melalui Yasin Ayari yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Alexander Isak kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memaksimalkan umpan Viktor Gyokeres.

Tunisia sempat memberi harapan lewat gol Omar Rekik menjelang turun minum. Bek Tunisia itu mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan Hannibal Mejbri sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Namun, Swedia kembali menunjukkan kualitasnya pada babak kedua.

Viktor Gyokeres mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Tunisia. Mattias Svanberg kemudian menambah gol keempat yang sempat dianulir sebelum akhirnya disahkan melalui pemeriksaan VAR.

Yasin Ayari menutup pesta gol Swedia dengan gol keduanya pada masa injury time. Skor 5-1 bertahan hingga laga usai dan menjadi kemenangan terbesar pada matchday pertama Grup F.

Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Swedia yang selanjutnya akan menghadapi Belanda dalam laga krusial perebutan posisi teratas klasemen.

Jepang Tunjukkan Mental Baja, Belanda Gagal Menang

BELANDA DAN JEPANG - Ilustrasi bendera Belanda dan Jepang terkait persaingan di Piala Dunia 2026
BELANDA DAN JEPANG - Ilustrasi bendera Belanda dan Jepang terkait persaingan di Piala Dunia 2026 (Grafis Tribunnews.com)

Sementara itu, duel Jepang kontra Belanda berlangsung jauh lebih ketat.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Belanda membuka keunggulan pada menit ke-51 melalui sundulan kapten tim Virgil van Dijk yang menyambut umpan Ryan Gravenberch.

Jepang hanya membutuhkan enam menit untuk merespons. Keito Nakamura berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 setelah memanfaatkan ruang di lini pertahanan Belanda.

Belanda kembali unggul pada menit ke-64 lewat aksi Crysencio Summerville yang menuntaskan serangan cepat De Oranje.

Ketika kemenangan sudah di depan mata, Jepang kembali menunjukkan mentalitas luar biasa. Pada menit ke-89, sebuah situasi bola mati menghasilkan gol penyeimbang yang akhirnya dikreditkan kepada Daichi Kamada.

Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Jepang melawan tim-tim Eropa menjadi 10 pertandingan beruntun, mempertegas status Samurai Biru sebagai salah satu kuda hitam di Piala Dunia 2026.

Persaingan Grup F Masih Terbuka

Meski Swedia memimpin klasemen, peluang seluruh tim untuk lolos ke fase gugur masih terbuka lebar.

Pada matchday kedua, Jepang akan menghadapi Tunisia. Secara teori, Samurai Biru memiliki peluang besar meraih kemenangan pertama mereka di turnamen ini.

Di sisi lain, laga Swedia melawan Belanda diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di Grup F. Kemenangan akan membuka jalan menuju babak 16 besar, sementara hasil imbang bisa membuat persaingan semakin rumit hingga laga terakhir.

Dengan performa impresif Swedia, ketangguhan Jepang, dan kualitas individu yang dimiliki Belanda, Grup F berpotensi menjadi salah satu grup paling menarik untuk disimak sepanjang fase penyisihan Piala Dunia 2026.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.