Ditinggal Kerja Jadi Pengayah, Rumah Lansia di Desa Kayuputih Buleleng Bali Ludes Kebakaran
Putu Dewi Adi Damayanthi June 15, 2026 01:25 PM

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Rumah semi permanen milik Gede Tama di Banjar Dinas Melaka, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali mengalami kebakaran. 

Insiden ini mengakibatkan lansia berusia 61 tahun itu mengalami kerugian hingga Rp30 juta.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu 14 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 Wita. 

Rumah berukuran 4x5 meter yang terbuat dari anyaman bambu (gedek) dengan atap seng itu ludes dilalap api. 

Baca juga: Ditinggal ke Ladang, Tungku Kayu Bakar Picu Kebakaran Dapur Warga Tembuku Bangli, Kerugian Rp10 Juta

Saat peristiwa terjadi, kondisi rumah sedang dalam keadaan sepi karena ditinggal Gede Tama bekerja sebagai pengayah tukang bangunan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kebakaran diketahui pertama kali oleh tetangga korban bernama Ketut Berata.

Saat itu, ia sedang memberi pakan babi. Tiba-tiba ia mendengar suara ledakan, yang setelah ditelusuri berasal dari timur rumah.

"Saksi melihat rumah korban telah terbakar. Selanjutnya ia memanggil tetangga untuk membantu pemadaman," ucapnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, Senin 15 Juni 2026.

Sementara itu, Gede Tama baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telepon dari keponakannya, Kadek Budi Indawati, yang menerima informasi dari warga. 

Ia kemudian pulang dan mendapati rumahnya sudah hangus terbakar.

Akibat peristiwa itu, sejumlah barang berharga miliknya ikut musnah. 

Di antaranya kasur berbahan spons, tempat tidur kayu, lemari kayu, pakaian sehari-hari, serta 10 kilogram beras. 

Selain itu, uang tunai sebesar Rp9 juta yang disimpan di dalam rumah juga ikut terbakar.

"Kebakaran diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta," kata dia. (mer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.