Antrean Solar Mengular di Sejumlah SPBU Kota Jambi, Sopir Truk Rela Tunggu hingga 5 Jam
Suci Rahayu PK June 15, 2026 02:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi pemandangan yang biasa di Kota Jambi.

Pada Senin (15/6/2026) antrean terlihat di beberapa SPBU di antaranya SPBU Eka Jaya, SPBU Paal Merah Bandara, hingga SPBU Beringin. 

Kendaraan yang didominasi truk pengangkut barang tampak mengular hingga keluar area SPBU, terutama pada jalur pengisian solar.

Kondisi tersebut disebut para pengemudi sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir dan kini menjadi bagian dari rutinitas mereka saat bekerja.

Rama, salah seorang pengemudi yang kerap melintas di kawasan Bandara Sultan Thaha Jambi, mengaku sudah terbiasa melihat antrean panjang di SPBU.

"Jadi biaso, ningok antrean gini. Soalnya setiap pergi kerjo pasti lewat sini," ujarnya.

Meski demikian, ia menilai antrean kendaraan pengguna Pertalite masih dalam batas wajar dibandingkan antrean solar yang kerap mengular panjang.

"Kalau kami ngisi Pertalite, masih antre yang biaso lah," katanya.

Baca juga: Kalapas Muara Bulian Silaturahmi ke Baznas Batang hari, Perkuat Pembinaan Warga Binaan

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Jambi-Rengat 5 Tahun Digantung, Warga Pijoan Ragu Perbaiki Rumah

Antrean panjang ini terjadi setelah pemerintah menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi pada April lalu. 

Seorang pengemudi truk yang enggan disebutkan namanya menduga lonjakan harga Dexlite membuat sebagian pengguna kendaraan diesel beralih menggunakan solar subsidi sehingga antrean semakin panjang.

"Ini antre gini sudah dari lamo, dari sebelum Pertamax naik. Waktu Dexlite naik orang pindah ke solar kan jauh tu selisihnyo," ujarnya.

Menurutnya, waktu kerja para sopir kini banyak tersita hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

Ia mengaku harus menghabiskan hampir satu hari penuh untuk mengantre solar sebelum kembali bekerja mengantarkan barang.

"Antre ni bisa sampai 5 jam. Jadi sekarang sehari memang untuk antre, sisonyo baru untuk ngantar barang," katanya.

Kondisi tersebut dikeluhkan para pengemudi karena berdampak pada produktivitas kerja. 

Waktu yang seharusnya digunakan untuk distribusi barang terpaksa tersita di antrean SPBU, terutama pada jam-jam sibuk.

Hingga Senin siang, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Jambi dengan dominasi kendaraan angkutan barang dan truk. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Jambi-Kerinci Tanpa Transit Setelah Dolar Naik Rp799.960

Baca juga: Momentum 1 Muharram, Lapas Muara Bulian Ajak Warga Binaan Hijrah Perubahan Lebih Baik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.