Viral 2 Lurah Pesta Miras Bareng Dua Wanita Panggilan di Kantor Kelurahan, Ngaku Belum Bercinta
muh radlis June 15, 2026 02:10 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penggerebekan yang melibatkan dua oknum lurah bersama dua wanita muda di sebuah kantor kelurahan.

Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, dan memicu perhatian publik setelah video serta informasi kejadian beredar di masyarakat.

Kedua aparatur pemerintah tersebut kemudian diamankan pihak kepolisian setelah sebelumnya sempat menjadi sorotan warga yang berkumpul di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan oleh warga yang mencurigai adanya aktivitas tertentu di dalam kantor kelurahan pada malam hari.

Dugaan sementara yang berkembang di lokasi mengarah pada aktivitas pesta minuman keras.

Baca juga: Keluar Ruang Sidang dengan Senyum Lebar, Sudewo Disambut Loyalis di Pengadilan Tipikor Semarang

 

Polisi Benarkan Amankan Dua Oknum Lurah dan Dua Wanita

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan empat orang yang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.

“Iya benar, Lurah Talia dan Lurah Poasia beserta dua wanita muda sudah kami amankan,” kata AKP Welliwanto di tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (13/6/2026) dinihari.

Menurutnya, langkah pengamanan dilakukan untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan setelah massa warga berkumpul di sekitar lokasi kejadian.

Polisi juga melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan keterangan guna mengetahui secara pasti aktivitas yang berlangsung di dalam kantor kelurahan tersebut.

 

Ruangan Tertutup dan Gelap

Saat melakukan pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah kondisi yang menjadi perhatian dalam proses penyelidikan.

AKP Welliwanto mengungkapkan bahwa ruangan yang diduga digunakan saat kejadian berlangsung berada dalam kondisi tertutup rapat.

“Di dalam ruangan itu, ditemukan juga sebuah kamar yang dilengkapi dengan ranjang dan kasur,” tutupnya.

Temuan tersebut kini menjadi bagian dari proses pendalaman yang dilakukan penyidik untuk mengungkap fakta lengkap terkait kejadian tersebut.

Terpisah, Camat Abeli, Rahmat, juga membenarkan adanya peristiwa yang melibatkan dua lurah di wilayah kerjanya.

Menurut Rahmat, kedua aparatur sipil tersebut telah dibawa ke Markas Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mapolresta Kendari yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, menjadi tempat pemeriksaan sementara terhadap pihak-pihak yang diamankan.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap, aktivitas yang terjadi di lokasi, serta dugaan pelanggaran yang mungkin terkait dengan peristiwa tersebut.

 

Ngaku Belum Sempat Bercinta

Inilah pengakuan Lurah Poasia di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) usai digerebek bareng wanita muda di Kantor Kelurahan. 

Aksinya tersebut tertangkap basah warga pada Jumat (12/6/2026) malam. Sampai membuatnya harus berurusan dengan pihak kepolisian. 

Lurah berinisial ZM itu sempat diinterogasi Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau. 

Dari pengakuannya, ZM menyebut memang meminta stafnya JI untuk memesankan wanita. 

Tujuannya, untuk menemaninya minum minuman keras. 

ZM tak sendiri, ia juga bersama dengan rekan Lurahnya, yakni RAK. 

RAK adalah Lurah Talia, yang turut bersama-sama dengan ZM di malam itu. 

ZM menyebut bahwa ia hanya ingin ditemani minum oleh wanita tersebut. 

Tapi, dirinya membantah, jika meminta JI memesan perempuan untuk berhubungan badan. 

"Cocomi, JI yang pesan (perempuan)," menjelaskan pada pihak kepolisian, Sabtu (13/6/2026) dini hari. 

Meski memesan wanita di aplikasi online melalui stafnya, namun ZM membantah sudah meminum minuman keras saat kejadian. 

"Tapi, kita belum minum pak," tuturnya. 

Ia juga menyebut belum sempat bercinta atau berhubungan badan dengan wanita tersebut. 

Saat interogasi, Lurah Poasia juga sempat meminta JI untuk mengungkapkan hal yang sebenar-benarnya. 

"Kau jujur saja JI, supaya selesai ini masalah," celetuknya saat diinterogasi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.