TRIBUNPALU.COM - Aksi demonstrasi mahasiswa kembali digelar secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin (15/6/2026).
Mahasiswa dari Jakarta, Medan (Sumatra Utara), Kota Semarang (Jawa Tengah), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), hingga Kota Palu turun ke jalan guna menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Meski aksi unjuk rasa tersebut digelar secara terpisah di masing-masing daerah, massa aksi membawa satu suara yang sama.
Satu yang menjadi tuntutan utama dalam aksi ini adalah desakan agar program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dihapuskan.
Selain menolak kelanjutan program MBG, massa mahasiswa juga menyoroti masalah perekonomian rakyat, terutama terkait lonjakan harga bahan pokok.
Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang kian melambung turut menjadi tuntutan mahasiswa dalam aksi hari ini.
Sebagaimana diketahui, Pertamina Patra Niaga baru saja resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter.
Angka tersebut mengalami kenaikan tajam sebesar Rp3.950 per liter jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang berada di level Rp12.300 per liter.
Tidak hanya Pertamax, produk BBM non-subsidi lainnya seperti Pertamax Green 95 juga mengalami lonjakan Rp4.100 per liter.
Jenis BBM Pertamax Green 95 tersebut kini dibanderol seharga Rp17.000 per liter, dari harga sebelumnya yang hanya sebesar Rp12.900 per liter.
Di samping persoalan harga komoditas dan energi, aliansi mahasiswa juga membawa sejumlah poin lain dalam tuntutan tertulis mereka.
Salah satu poin yang ditekankan adalah desakan mengenai masalah transparansi anggaran keuangan negara.
Para mahasiswa menuntut transparansi total dan mengecam adanya dugaan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dalam pelaksanaan proyek pemerintah.
Berikut Tribunnews.com rangkum daftar tuntutan para mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di berbagai wilayah:
1. BEM UBK di Jakarta
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) berencana menggelar aksi di Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Senin.
Dalam aksinya, BEM UBK akan membacakan enam tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah, yaitu:
Baca juga: Jemaah Haji Asal Banggai Dijadwalkan Tiba di Luwuk 23 Juni 2026
2. Aksi Gabungan di Jakarta
Selain BEM UBK, mahasiswa dari Institut STIAMI, Universitas Trilogi, dan Universitas Paramadina juga menggelar aksi pada Senin hari ini.
Mereka berencana melakukan long march dari kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) menuju Silang Monas.
Dikutip dari TribunJakarta.com, berikut ini lima tuntutan dari aksi gabungan tersebut:
Baca juga: Jagokan Argentina, Warga Boyaoge Habiskan Rp1 Juta untuk Pasang Belasan Bendera Piala Dunia 2026
3. USU di Medan
Di Medan, Universitas Sumatra Utara (USU) juga menggelar aksi pada Senin, di Gedung DPRD Provinsi Sumut.
Mahasiswa USU dalam aksi bertajuk Menuju Indonesia Gagal ini membawa sembilan tuntutan, yaitu:
4. Unand di Padang
BEM KM Universitas Andalas (Unand) Padang akan menggelar aksi pada pukul 13.00 WIB di Kantor DPRD.
Dalam seruannya, BEM KM Unand mengundang semua pihak untuk turut serta, kecuali intel.
Setidaknya, ada lima tuntutan yang akan disampaikan BEM KM Unand siang nanti, yaitu:
5. Aksi di Majalengka
Aksi Majalengka Bergerak yang diinisiasi mahasiswa dan masyarakat akan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Majalengka, Senin pukul 13.00 WIB.
Aksi ini diperkirakan akan diikuti 200 massa yang berasal dari mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, hingga masyarakat umum.
Dikutip dari TribunJabar.id, berikut daftar tuntutan aksi di Majalengka:
6. Aksi di Palembang
Seribu mahasiswa di Palembang, Sumatra Selatan, yang tergabung dalam BEM Nusantara Sumsel dan BEM dari perguruan tinggi, akan menggelar aksi pada Senin.
Aksi bakal berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Sumsel.
Ada lima tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi ini, dilansir TribunSumsel.com:
7. Aksi di Banjarmasin
Sebanyak 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan masyarakat sipil akan menggelar aksi di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Senin pukul 13.00 WIB.
Dikutip dari TribunBanjarmasin.com, ada empat tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi siang nanti:
8. UIN Sunan Gunung Djati di Bandung
Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, menyerukan aksi pada Senin.
Aksi akan dilakukan di Gedung DPRD Jawa Barat pada pukul 11.00 WIB.
Berikut ini enam tuntutan yang akan disampaikan:
9. Undip di Jateng
Di Kota Semarang, Jawa Tengah, BEM Universitas Diponegoro (Undip) menggelar aksi pada Senin pukul 11.00 WIB.
Lima tuntutan yang akan disampaikan adalah:
10. Aksi di Kota Palu
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Waktu Gerakan Indonesia Revolusi (WIR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (15/6/2026).
Mahasiswa membawa 10 tuntutan ditujukan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Aksi itu membawa 10 tuntutan, diantaranya :
1. Revisi Undang-Undang Polri dan TNI.
2. Penolakan wacana pemilihan kepala daerah melalui DPR,
3. Turunkan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
4. Hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
5. Evaluasi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN).
6. Berikan hak Guru honorer.
7. Jadikan pendidikan sebagai prioritas negara.
8. Stabilkan nilai Rupiah.
9. Pemberhentian pemborosan APBN.
10. Evaluasi pemerintahan Sulteng.
(*)
Sumber: TribunMedan/Tribunnews