TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Towo'e, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai dan bawang yang kini dijual jauh di atas harga normal.
Salah seorang pedagang di Pasar Towo'e mengatakan harga cabai rawit (rica) saat ini berada di kisaran Rp 130 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram.
Padahal, dalam kondisi normal harga cabai rawit hanya berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram.
"Harga rica sekarang sudah Rp 130 ribu sampai Rp 150 ribu per kilo. Biasanya paling tinggi sekitar Rp80 ribu. Sekarang memang pasokan yang masuk berkurang," ujarnya kepada Tribun Manado, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang saat ini dijual antara Rp 100 ribu hingga Rp 140 ribu per kilogram.
Harga tersebut naik lebih dari dua kali lipat dibanding harga normal yang berada pada kisaran Rp 40 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram.
"Bawang merah juga naik cukup tinggi. Sekarang ada yang Rp 100 ribu sampai Rp 140 ribu per kilo, padahal biasanya hanya Rp40 ribu sampai Rp 60 ribu," katanya.
Sementara itu, bawang putih dijual dengan harga Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram.
Harga tersebut juga lebih tinggi dibanding harga normal yang berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram.
Kenaikan tajam turut terjadi pada cabai keriting yang kini mencapai Rp 120 ribu per kilogram.
Sebelumnya, komoditas tersebut umumnya dijual sekitar Rp 40 ribu per kilogram.
"Rica keriting sekarang Rp 120 ribu per kilo. Memang hampir semua jenis cabai mengalami kenaikan," tambahnya.
Di tengah melonjaknya harga sejumlah bahan pokok, tomat masih terpantau stabil.
Pedagang menjual tomat dengan harga Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram.
Pedagang berharap pasokan dari daerah pemasok kembali lancar sehingga harga kebutuhan pokok, khususnya cabai dan bawang, dapat kembali normal dalam waktu dekat.
"Kami berharap pasokan kembali banyak supaya harga bisa turun dan masyarakat tidak terlalu terbebani," tutupnya.
(TribunManado.co.id/Edu)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK