TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 hingga kini masih menunggu kepastian kehadiran Presiden maupun Wakil Presiden Republik Indonesia pada pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, 18–28 Juni 2026.
Wakil Ketua II Panitia Pesparawi Nasional XIV, Richard Alfons, mengatakan pihaknya belum menerima konfirmasi resmi mengenai kehadiran kedua pimpinan negara tersebut.
“Untuk RI satu dan RI dua itu belum ada kepastian,” ujarnya kepada wartawan di Manokwari, Senin (15/6/2026).
Meski demikian, Richard memastikan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) dijadwalkan hadir dan mewakili pemerintah pusat dalam rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV.
“Kepastian yang membuka acara ini nanti dari Menteri Agama. Untuk sementara kami belum bisa konfirmasi,” katanya.
Ia menambahkan, panitia tetap menyiapkan skenario penyambutan dan pengamanan sesuai standar kegiatan nasional, termasuk jika terjadi perubahan daftar tamu kehormatan.
Baca juga: Kontingen Sulut Jadi Peserta Pertama Tiba di Manokwari untuk Pesparawi Nasional XIV
“Mungkin koordinasi dengan Ketua Umum atau Ketua Harian,” ujarnya.
Sementara itu, persiapan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV terus dimatangkan oleh panitia bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, serta instansi terkait.
Berbagai aspek mulai dari venue perlombaan, akomodasi peserta, transportasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga pengamanan dipastikan siap mendukung kelancaran kegiatan.
Pesparawi Nasional XIV menjadi momentum bersejarah bagi Papua Barat karena untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional.
Sebanyak 38 provinsi akan mengirimkan kontingen untuk berpartisipasi dalam perhelatan akbar ini.