Program MBG di Sigi: Ketulusan Bocah Palolo yang Rela Tahan Lapar Demi Sang Ibu
Fadhila Amalia June 15, 2026 02:24 PM

TRIBUNPALU.COM - Di tengah berbagai sorotan miring dan perdebatan publik terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah kisah sarat emosi dan ketulusan justru lahir dari sudut Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Seorang murid dari SD Inpres Bakubakulu, Kecamatan Palolo, mendadak menjadi perhatian setelah aksi polosnya terekam kamera dan menyentuh hati netizen di media sosial.

Dalam potongan video yang diunggah oleh akun Ilham Lanatju Larini, bocah laki-laki tersebut terlihat tidak memakan jatah makan siang gratisnya di sekolah.

Baca juga: Jemaah Haji Asal Banggai Dijadwalkan Tiba di Luwuk 23 Juni 2026

Sebaliknya, dengan cekatan ia justru memindahkan menu makanan bergizi tersebut ke dalam wadah kotak bekal yang dibawa dari rumah.

Melihat aksi sang murid, guru yang merekam video tersebut lantas mendekat dan bertanya mengapa makanan itu tidak disantap di kelas seperti teman-teman yang lain.

Jawaban polos yang keluar dari mulut bocah itu seketika membuat suasana haru dan mengiris hati siapapun yang mendengarnya.

"Mamaku sakit," jawab sang bocah lirih kepada gurunya.

Rupanya, bocah tersebut rela menahan lapar di sekolah demi bisa membawa pulang makanan bergizi tersebut agar bisa dimakan oleh ibunya yang sedang terbaring sakit di rumah.

Terpikat oleh bakti dan ketulusan sang murid, guru yang berada di lokasi langsung mengambil tindakan menyentuh.

Baca juga: Siasati Pemotongan Dana Pusat, Gubernur Sulteng Lobi 32 Perusahaan Tambang Perbaiki Jalan Provinsi

Ia tidak melarang sang bocah membawa pulang makanan tersebut, melainkan justru memberikan satu porsi tambahan makanan MBG lagi agar sang murid tetap bisa makan di sekolah, sementara porsi satunya tetap bisa dibawa pulang untuk ibunya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.