Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Peristiwa tragis menimpa seorang pria asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang ditemukan dalam kondisi terluka parah di area bawah Jembatan Baru Ploso, Minggu (14/6/2026).
Jembatan Ploso di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, adalah jembatan layang modern yang dibangun di atas Sungai Brantas dengan panjang ±1,27 km dengan lebar lajur 7 meter.
Flyover berbentuk huruf Y, terdiri dari 4 abutmen dan 13 pier. Menghubungkan Jombang Utara–Selatan, jalur ke Mojokerto, Lamongan, dan akses ke Gerbang Tol Trans Jawa.
Korban sempat ditemukan masih sadar di tepian Sungai Brantas sebelum akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Korban diketahui berinisial AR (35), warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Kejadian ini menyisakan tanda tanya karena hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab korban bisa berada di bawah jembatan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian korban berada di kawasan Jembatan Baru Ploso bersama istrinya. Keduanya datang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport berwarna putih.
Sekitar pukul 14.00 WIB, istri korban menghubungi salah satu anggota keluarga sambil menangis dan mengabarkan kondisi suaminya. Mendapat informasi tersebut, keluarga segera menuju lokasi untuk memastikan keadaan korban.
Sesampainya di lokasi, korban ditemukan berada di bawah jembatan, tepat di sisi Sungai Brantas. Tubuhnya tersangkut di antara puing-puing dan pepohonan yang berada di sekitar tebing sungai.
Meski masih sadar, korban tidak mampu menggerakkan tubuhnya sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Baca juga: Siasat Licik Pria di Jombang yang Berkali-kali Gelapkan Motor, Gunakan Kedok Tukang Pijat
Korban pertama kali ditemukan di tepian Sungai Brantas sekitar siang hari. Saat ditemukan, ia masih dalam kondisi sadar, namun tidak mampu menggerakkan tubuhnya.
Petugas kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kabar meninggalnya AR menambah duka mendalam bagi keluarga yang sebelumnya berharap korban dapat pulih setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Kapolsek Ploso Kompol Achmad Chairuddin mengatakan, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
"Anggota segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan awal. Kami juga berkoordinasi dengan BPBD dan Unit Identifikasi Polres Jombang dalam proses evakuasi korban ke rumah sakit," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com pada Senin (15/6/2026).
Pihak kepolisian hingga kini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara pasti penyebab korban berada di bawah jembatan.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Seluruh informasi akan kami dalami untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian," kata Achmad.
Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport bernomor polisi S-1355-OC yang sebelumnya digunakan korban saat berada di lokasi.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan serangkaian pemeriksaan serta berkoordinasi dengan keluarga korban dan pihak terkait untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang berujung pada meninggalnya pria asal Tembelang tersebut.