WARTAKOTALIVE.COM - Harga minyak mentah dunia turun perlahan seiring pengumuman perjanjian perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Beberapa jam setelah kesepakatan damai Iran dan AS dicapai, harga minyak mentah dunia turun 5 persen menurut laporan Trading Economics pada Senin (15/6/2026).
Pada Senin pagi harga minyak mentah dibuka 80 dolar AS per barel.
Harga ini menjadi harga terendah selama dua bulan terakhir sejak perang Timur Tengah pecah.
"Minyak mentah anjlok lebih dari 5 persen menjadi sekitar $80 per barel pada hari Senin, menyentuh level terendah dalam dua bulan setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik Timur Tengah dan membuka kembali Selat Hormuz pada akhir minggu," tulis Trading Economics.
Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa pengiriman minyak dari Teluk Persia dapat segera dilanjutkan, termasuk pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Kesepakatan tersebut juga dilaporkan mencakup ketentuan untuk membongkar program nuklir Iran, bersama dengan insentif ekonomi jika Teheran memenuhi komitmennya.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi bahwa kesepakatan telah dicapai dan mengatakan teksnya akan dirilis setelah upacara penandatanganan di Swiss pada Jumat 19 Juni 2026.
Baca juga: Erdogan Waspadai Provokasi di Tengah Perdamaian Iran dan AS
Diketahui pasar minyak telah menghadapi gangguan signifikan sejak konflik meletus pada akhir Februari, dengan hampir tertutupnya Selat Hormuz yang mempengaruhi sekitar sepertiga pengiriman minyak global.
Bahkan kenaikan harga minyak dunia ini membuat sejumlah negara terancam di jurang krisis.
Misalnya saja Indonesia di mana harga APBN terus tertekan akibat subsidi energi yang semakin membengkak.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif Senin (15/6/2026) di X miliknya mengumumkan kesepakatan damai Iran dan AS.
Sharif mengatakan AS dan Iran sepakat berdamai setelah pembicaraan intensif berbulan-bulan.
"Dengan senang hati kami mengumumkan bahwa Kesepakatan Perdamaian antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah TERCAPAI," tulis Sharif.
Kata Sharif, kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.
Upacara penandatanganan resmi perdamaian AS dan Iran akan diadakan pada hari Jumat, 19 Juni di Swiss.