Prediksi Skor Belgia vs Mesir di Piala Dunia Tahun Ini Live TVRI Siapa Jadi Pemenang?
faridmukarrom June 15, 2026 03:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM  - Prediksi Skor Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026 Selasa (16/6/2026) tayang Siaran Langsung TVRI.

Link Live Streaming Piala Dunia 2026 antara Belgia vs Mesir juga dapat disaksikan via TV Online Live Streaming FolaPlay dan Live Streaming MAXStream mulai pukul 02.00 WIB.

Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup karena mempertemukan dua kandidat kuat yang difavoritkan lolos ke babak 32 besar.

Baca juga: Jadwal Terbaru Timnas Voli Putra Indonesia AVC Cup 2026 Live Moji, Initip Daftar Pemain Ada Farhan

Selain Belgia dan Mesir, Grup G juga dihuni Iran serta Selandia Baru. Hasil pertandingan perdana ini berpotensi menjadi penentu peta persaingan grup sekaligus memberikan keuntungan besar dalam perebutan tiket fase gugur.

Prediksi Belgia vs Mesir: Ujian Perdana Red Devils
Belgia datang ke Piala Dunia 2026 dengan misi menghapus kegagalan pada edisi 2022 di Qatar. Saat itu, generasi emas Red Devils harus pulang lebih awal setelah tersingkir di fase grup.

Empat tahun berselang, Belgia masih diperkuat sejumlah pemain senior berpengalaman, namun kini mereka juga ditopang generasi baru yang diharapkan mampu membawa tim kembali bersaing di level tertinggi.

Di bawah arahan pelatih Rudi Garcia, Belgia menunjukkan perkembangan positif. Tim yang saat ini menempati peringkat kesembilan FIFA tersebut lolos ke putaran final dengan catatan impresif.

Belgia mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan kualifikasi dengan torehan 29 gol dan hanya kebobolan tujuh kali. Produktivitas tinggi dan pertahanan solid menjadi modal utama mereka menuju Piala Dunia 2026.

Performa Belgia dalam laga uji coba juga cukup menjanjikan. Dari empat pertandingan terakhir, Red Devils meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka sukses mengalahkan Amerika Serikat, Kroasia, dan Tunisia, serta mencatat dua clean sheet secara beruntun.

Kekuatan Belgia masih bertumpu pada kombinasi pengalaman dan kualitas individu.

Di bawah mistar, Thibaut Courtois tetap menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia. Sementara di lini tengah, Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans menjadi motor permainan yang mampu mengontrol tempo sekaligus menciptakan peluang berbahaya.

Pada sektor serang, Romelu Lukaku masih dipercaya sebagai ujung tombak utama meski sempat mengalami beberapa masalah kebugaran sepanjang musim.

Selain itu, kehadiran Jeremy Doku dan Leandro Trossard memberikan variasi serangan melalui kecepatan, kreativitas, serta kemampuan menusuk dari sisi sayap.

Mesir Andalkan Mohamed Salah
Di kubu lawan, Mesir datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjalani babak kualifikasi tanpa kekalahan.

The Pharaohs berhasil mengoleksi 26 poin dari 10 pertandingan dan menunjukkan konsistensi yang menjadi fondasi utama keberhasilan mereka lolos ke Piala Dunia 2026.

Meski gagal menjuarai Piala Afrika 2025 setelah tersingkir di semifinal oleh Senegal, performa Mesir di bawah pelatih Hossam Hassan tetap menunjukkan perkembangan positif.

Dalam lima pertandingan terakhir, Mesir mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan dengan hanya kebobolan dua gol.

Perhatian utama tentu tertuju pada Mohamed Salah. Penyerang Liverpool berusia 33 tahun itu diperkirakan menjalani Piala Dunia terakhir dalam kariernya.

Namun kondisi fisik Salah masih menjadi perhatian setelah sempat mengalami cedera hamstring pada akhir musim bersama klubnya.

Meski dipastikan tersedia untuk pertandingan melawan Belgia, Salah diyakini belum berada dalam kondisi terbaik.

Karena itu, Mesir juga akan bergantung pada kontribusi Omar Marmoush, Mahmoud Hassan Trezeguet, dan Ahmed Sayed Zizo untuk menopang produktivitas lini serang.

Prediksi skor: Belgia 2-1 Menang

Piala Dunia 2026 Jadi Sumber Motivasi Anak-Anak SSB Porma FC Malang

Gelaran Piala Dunia 2026 yang akan segera bergulir tak hanya menjadi tontonan bagi pecinta sepak bola dunia, tetapi juga anak-anak dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Porma FC.

Ajang empat tahunan itu dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pembinaan sepak bola usia dini, termasuk bagi anak-anak yang menimba ilmu di SSB.

Pelatih SSB Porma FC, Jaya Teguh Angga (JTA), menilai Piala Dunia merupakan panggung yang dapat membuka wawasan pemain muda Indonesia mengenai standar sepak bola dunia yang sesungguhnya.

Mantan pemain Arema, Persema Malang, dan Pusamania Borneo FC itu mengatakan, anak-anak SSB bisa menjadikan Piala Dunia sebagai sumber motivasi untuk meningkatkan kualitas permainan mereka.

"Piala Dunia ini agenda sepak bola terbesar di dunia. Tim-tim terbaik dari negara terbaik bermain di sana. Otomatis dampaknya juga sampai ke level SSB karena anak-anak bisa belajar sejauh mana kualitas sepak bola dunia dan seberapa jauh kita masih tertinggal," katanya kepada Surya pada Jumat (5/6/2026).

Sebagai mantan pemain profesional, JTA menilai anak-anak di SSB dapat melihat kemampuan para pemain saat bertanding di turnamen akbar seperti Piala Dunia.

Seperti beberapa pemain yang berusia 18 hingga 19 tahun di negara-negara besar yang sudah mampu tampil di level tertinggi, termasuk Piala Dunia. 

Hal itu dapat menjadi motivasi bagi para pesepakbola muda khususnya di Indonesia.

"Kalau melihat pemain-pemain dunia, umur 18-19 tahun sudah bermain di level tinggi. Sedangkan di Indonesia, usia itu masih banyak yang belum tahu arah pengembangannya. Ini harus menjadi motivasi bagi anak-anak SSB untuk terus meningkatkan kualitasnya," ujarnya.

Meski demikian, JTA menilai target menuju Piala Dunia masih terlalu jauh bagi sepak bola Indonesia saat ini.

Karena itu, pemain muda perlu menetapkan sasaran yang lebih realistis terlebih dahulu.

Minimal bertanding di kompetisi liga Indonesia dan memiliki target serta impian yang besar untuk menjadi seorang pemain profesional.

"Minimal mereka punya target bermain di Liga 3, Liga 2, sampai Liga 1 dulu. Piala Dunia masih jauh, tetapi mimpi itu harus tetap ada," kata JTA yang dulunya berposisi sebagai striker itu.

Bagi JTA, pelajaran terpenting yang bisa dipetik dari Piala Dunia bukan hanya soal strategi atau hasil pertandingan, melainkan penguasaan dasar-dasar sepak bola.

Ia menilai banyak pemain muda Indonesia masih memiliki kekurangan dalam aspek fundamental permainan.

"Kalau melihat pemain-pemain di Piala Dunia jangan hanya melihat aksinya. Lihat juga basic mereka. Di Indonesia, skill dasar masih banyak yang salah. Padahal kalau basic sudah bagus, perkembangan pemain ke depannya akan jauh lebih mudah," ungkapnya.

Dalam proses pembinaan usia dini, JTA mengakui tantangan yang dihadapi pelatih saat ini semakin kompleks. 

Salah satu yang paling menonjol adalah pengaruh perkembangan teknologi dan penggunaan gadget pada anak-anak.

Menurutnya, kemampuan mengendalikan penggunaan gawai menjadi faktor penting agar anak-anak tetap fokus berlatih dan berkembang di lapangan.

"Sekarang tantangan terbesar ya gadget. Anak-anak harus bisa mengendalikan penggunaan gadget supaya tidak mengganggu proses latihan dan perkembangan mereka," katanya.

Selain itu, ia menilai kompetisi menjadi kebutuhan utama dalam pembinaan pemain muda. 

Latihan yang dilakukan secara rutin akan sulit diukur hasilnya tanpa adanya pertandingan yang kompetitif.

"Pembinaan SSB itu nomor satu memang harus ada kompetisi. Dari kompetisi kita bisa melihat progres pemain, mengevaluasi kekurangan mereka, lalu memperbaikinya di latihan berikutnya. Kalau tidak ada kompetisi, perkembangan anak-anak juga sulit diukur," ungkapnya.

Di sisi lain, SSB Porma FC merupakan kepanjangan dari Persatuan Olahraga Madyopuro.

Sekolah sepak bola ini rutin menjalani latihan di lapangan Madyopuro yang lokasinya berada di belakang SMKN 6 Kota Malang dan Pasar Madyopuro.

SSB Porma FC yang lahir pada tahun 2006 itu kini menjadi salah satu klub yang diperhitungkan dalam dunia sepak bola usia muda di Malang.

Kapten tim Porma FC U15 Aryasuta Java Firmansyah mengaku tak sabar untuk melihat langsung pertandingan Piala Dunia 2026.

Ia menjagokan Portugal sebagai tim favorit di ajang bergengsi empat tahunan ini.

Portugal dipilih karena memiliki pemain hebat di lini tengah, seperti Vitinha, Bruno Fernandes, Joao Neves hingga Bernanrdo Silva."Saya jago Portugal. Karena lini tengahnya solid. Banyak pemain hebat di sana. Saya ingin seperti mereka. Karena posisi yang juga sebagai gelandang," tandasnya.

HEAD TO HEAD

18-11-2022: Belgia vs Mesir 1-2 (Uji Coba Internasional)

06-06-2018: Belgia vs Mesir 3-0 (Uji Coba Internasional)

09-02-2005: Mesir vs Belgia 4-0 (Uji Coba Internasional)

30-03-1999: Belgia vs Mesir 0-1 (Uji Coba Internasional)

Rekor 5 Pertandingan Terakhir Belgia

18-11-25: Liechtenstein vs Belgia 0-7 (Kualifikasi Piala Dunia)

28-03-26: USA vs Belgia 2-5 (Uji Coba Internasional)

01-04-26: Meksiko vs Belgia 1-1 (Uji Coba Internasional)

02-06-26: Kroasia vs Belgia 0-2 (Uji Coba Internasional)

06-06-26: Belgia vs Tunisia 5-0 (Uji Coba Internasional)

Rekor 5 Pertandingan Terakhir Mesir

17-01-26: Mesir vs Nigeria 0-0 (Piala Afrika)

27-03-26: Arab Saudi vs Mesir 0-4 (Uji Coba Internasional)

31-03-26: Spanyol vs Mesir 0-0 (Uji Coba Internasional)

28-05-26: Mesir vs Rusia 1-0 (Uji Coba Internasional)

06-06-26: Brazil vs Mesir 2-1 (Uji Coba Internasional)

Link Live Streaming 

LINK Folaplay

LINK Maxtream

LINK TVRI

Cara Langganan

Proses instalasi FolaPlay dapat dilakukan dengan mudah melalui toko aplikasi resmi. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iPhone/iPad.
  2. Ketik kata kunci "FolaPlay" pada kolom pencarian.
  3. Pilih aplikasi resmi FolaPlay, kemudian tekan tombol Instal atau Get.
  4. Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi dan lakukan pendaftaran akun menggunakan nomor telepon atau alamat email aktif.
  5. Lakukan verifikasi akun dengan memasukkan kode OTP yang dikirimkan ke perangkat Anda.
  6. Setelah masuk (login), Anda dapat langsung memilih paket langganan yang tersedia untuk mulai menonton.

Prediksi Susunan Pemain

Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Thomas Meunier, Brandon Mechele, Zeno Debast, Maxim De Cuyper; Amadou Onana, Youri Tielemans, Kevin De Bruyne; Jérémy Doku, Leandro Trossard, Romelu Lukaku | Pelatih: Rudi Garcia.

Mesir (3-5-2): Mohamed El Shenawy; Rami Rabia, Ibrahim Adel, Hossam Abdelmaguid; Mohamed Hany, Hamdi Fathy, Marwan Attia Emam Ashour, Ahmed Fatouh; Mohamed Salah, Omar Marmoush. | Pelatih: Hossam Hassan.

(TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.