Doa Awal Tahun 1 Muharam 1448 H Lengkap dengan Bacaan Zikir
ferri amiril June 15, 2026 04:35 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM - Terhitung beberapa jam kedepan, masyarakat Muslim dunia akan masuk dalam perhitungan kalender Hijriah terbaru.

Dimana pergantian yang kerap dipatokan pada ba'da (seusai) Shalat Magrib tersebut, akan masuk pada angka ke 1448 Hijriah, yang jatuh pada, Selasa (16/6/2026).

Pergantian tahun Hijriah sendiri bukan sekadar perubahan angka, melainkan kesempatan untuk mengevaluasi amal ibadah dan memperbaiki diri di masa yang akan datang.

Pasalnya, ini merupakan momen batas terpenting bagi seluruh umat Muslim dunia, untuk meminta kebaikan di waktu yang baru.

Akan ada banyak harapan dan doa yang bisa dipanjangkan bacaannya pada batas pergantian waktu yang dihitung per satu tahun tersebut.

Baca juga: 20 Poster dan 20 Ucapan 1 Muharram 1448 H yang Menyentuh Hati, Gratis!

Dua diantaranya adalah doa pemisah, yakni akhir tahun dan awal tahun.

Dimana pada doa akhir tahun, permohonan akan mengarah pada rasa syukur atas waktu dan umur yang diberi salam setahun kemarin, dan menjadi batas antara keburukan di tahun tersebut agar tak dibawa ke tahun berikutnya.

Semetara untuk doa awal tahun, menjadi harapan terbesar dengan selalu diberkahi dan dilimpahkan rahmat dan kebaikan serta selalu didatangkan hal-hal baik hingga menemui tahun baru kembali.

Doa-doa ini biasanya dibaca menjelang berakhirnya tahun Hijriah sebagai bentuk permohonan ampun atas kesalahan yang telah dilakukan selama setahun terakhir, bahkan untuk mempersiapkan rezeki yang halal di tahun yang akan datang.

Untuk itu, berikut ini telah tersedia telah dirangkum dua afdal yang perlu dibaca di malam pergantian tahun Hijriah.

Baca juga: 5 Naskah Tausiyah Perayaan 1 Muharram 1448 Hijriah, Penuh Doa dan Harapan di Tahun Baru

Doa Awal Tahun Hijriah

اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيْطَانِ، وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ

Allahumma adkhilhu ‘alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy syaithaani wa ridhwaanim minar rahmaan.

Artinya:
“Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan serta anugerahkan kepada kami ridha dari Allah Yang Maha Pengasih.”

Doa Akhir Tahun

اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي

Allahumma ma ‘amiltu fii hadzihis sanati mimma nahaitanii ‘anhu falam atub minhu walam tardhahu walam tansahu wa halumta ‘alayya ba’da qudratika ‘ala ‘uqubati wa da’autanii ilat taubati minhu ba’da jur-atii ‘ala ma’shiyatika fa inni astaghfiruka faghfir lii.

Artinya:
“Ya Allah, apa saja yang telah aku kerjakan sepanjang tahun ini yang Engkau larang, namun aku belum bertaubat darinya, sedangkan Engkau tidak meridhainya, Engkau tidak melupakannya, dan Engkau tetap memberikan kesempatan kepadaku setelah Engkau mampu menghukumku, serta Engkau tetap mengajakku untuk bertaubat setelah keberanianku bermaksiat kepada-Mu, maka sungguh aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku.”

Baca juga: 30 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Penuh Doa dan Harapan

Demikian juga hendaknya mengisi pergantian tahun dengan amalan terbaik. 

Dari mulai memperbanyak bacaan shalawat, istighfar, membaca Al-Qur'an, sedekah dan ibadah lain.   

Adapun membaca doa akhir dan awal tahun baru Hijriyah pada saat tahun baru Masehi hukumnya boleh dan tidak ada dalil yang melarang. 

Hukum kebolehan tersebut asalkan tidak meyakini doa itu sebagai doa warid atau yang bersumber langsung dari Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, hendaknya juga tidak meyakininya secara khusus sebagai kesunnahan saat tahun baru Masehi. 

Membacanya juga dengan dasar kesunahan berdoa secara umum di waktu kapanpun. Wallahu a’lam.

Baca juga: 26 Quotes Menyentuh 1 Muharram 1448, Doa Terbaik di Tahun Baru Hijriyah Bahasa Indonesia dan Inggris

Dzikir Pergantian Tahun Hijriah

  • Istighfar : (Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih), Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan bertaubat kepada-Nya.”
  • Tasbih: (Subhanallah), Artinya: “Maha Suci Allah.”
  • Tahmid: (Alhamdulillah), Artinya: “Segala puji bagi Allah.”
  • Takbir(Allahu Akbar), Artinya: “Allah Maha Besar.”
  • Tahlil: (La ilaha illallah), Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”
  • Shalawat: (Allahumma shalli ‘ala Muhammad),

Doa Tambahan Pergantian Tahun Hijriah

1. Doa Memohon Keberkahan Tahun Baru

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالْفَوْزَ بالْجَنَّةِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ

Allahumma inni as'aluka mujibati rahmatika, wa 'aza'ima maghfiratika, was-salamata min kulli ithmin, wal-ghanimata min kulli birrin, wal-fawza bil-jannati, wannajata mina-nar.

2. Doa Mohon Dipermudah Segala Urusan di Tahun yang Baru

اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِيْ أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ مِنْ حَوَائِجِـنَا وَقَرِّبْ عَلَيْنَا الْمَسَافَاتِ وَسَلِّمْنَا مِنَ الْعِلَلِ وَاْلاٰفَاتِ وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّـنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allâhumma innaka ta‘lamu mâ naḫnu fîhi wa mâ nathlubuhu wa nartajîhi min raḫmatika fî amrinâ kullihi fayassir lanâ mâ naḫnu fîhi min safarinâ wa mâ nathlubuhu min ḫawâijinâ wa qarrib ‘alainâ al-masâfâti wa sallimnâ minal ‘ilali wal âfâti wa lâ taj‘alid dunyâ akbara hamminâ wa lâ mablagha ‘ilminâ wa lâ tusallith ‘alainâ man lâ yarḫamunâ bi raḫmatika yâ arḫamar râḫimîn, washallallâhu ‘alâ sayyidinâ muḫammadin wa âlihi wa shaḫbihi wa sallam.

Artinya:

“Ya Allah, sungguh Engkau mengetahui keadaan yang sedang kami hadapi, dan mengetahui apa yang kami cari dan harapkan dari rahmat-Mu dalam semua urusan kami. Karena itu, permudahkanlah perjalanan kami dan pemenuhan keperluan-keperluan kami. Dekatkanlah jarak perjalanan kami, selamatkanlah kami dari segala penyakit dan kerusakan. Janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai perhatian terbesar kami dan puncak pengetahuan kami. Janganlah Engkau kuasakan atas kami orang yang tidak menyayangi kami dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih sebaik-baik yang mengasihani! Semoga Allah swt mencurahkan rahmat dan keselamatan atas junjungan kami, Nabi Muhammad saw, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya.”

3. Doa Mohon Kebaikan dan Rezeki yang Halal

اَللّٰهُ لَطِيْفٌۢ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ

Allâhu lathîfun bi ‘ibâdihi yarzuqu man yasyâ’, wa huwal qawiyyul ‘azîz,

Artinya:

“Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan Dia Maha Kuat, Maha Perkasa.”

dan, 

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَانَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Allâhumma innî as-aluka an tarzuqanî rizqan ḫalâlan wâsi‘an thayyiban min ghairi ta’abin wa lâ masyaqqatin wa lâ dlairin wa lâ nashabin innaka ‘alâ kulli syai-in qadîr.

Artinya:

“Ya Allah aku mohon kepadamu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.