Aksi Saling Dorong Warnai Penyampaian Aspirasi Mahasiswa di Gedung DPRD Kota Bekasi
Joseph Wesly June 15, 2026 04:41 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Ratusan mahasiswa dari beragam kampus yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi menggelar aksi menyampaikan aspirasi atau demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (15/6/2026).

Pantauan di lokasi, aksi itu dimulai sekira pukul 11.30 WIB dan dikawal ketat oleh Polri, TNI, dan Satpol PP.

Mereka nampak menyuarakan beragam persoalan nasional maupun daerah karena dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah dan legislatif.

Dalam aksi tersebut, massa sempat bersitegang dengan petugas keamanan saat berupaya memaksa masuk ke dalam Gedung DPRD Kota Bekasi.

Tidak hanya itu, para demonstran juga sempat melakukan blokade jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi mengalami kemacetan.

Akibat aksi tersebut, satu ruas jalan di depan Gedung DPRD Kota Bekasi sempat ditutup dan dialihkan ke jalur berlawanan.

Koordinator aksi, Ahmad Dhani, mengatakan aksi tersebut membawa 13 tuntutan.

"Salah satunya berkaitan dengan dampak berbagai kebijakan nasional, seperti isu BBM, MBG, dan sejumlah persoalan lainnya," kata Ahmad di lokasi, Senin (15/6/2026).

Ahmad menjelaskan, kondisi Kota Bekasi saat ini tengah menghadapi beragam persoalan serius, diantaranya dari tingginya angka pengangguran, kemiskinan, hingga persoalan pengelolaan sampah yang dinilai belum terselesaikan.

"Kota Bekasi hari ini sedang tidak baik-baik saja. Banyak persoalan yang harus segera ditangani agar tidak berdampak lebih buruk bagi masyarakat," jelasnya.

Kemudian, Ahmad menuturkan, massa juga menyoroti program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai belum berjalan optimal.

Massa aksi menilai saat ini masih terdapat sejumlah lokasi SPPG yang berdekatan sehingga penyerapan penerima manfaat tidak maksimal.

"Kami juga menyoroti tingginya angka pengangguran. Banyak pemuda dan pemudi, baik lulusan baru maupun lulusan tahun-tahun sebelumnya, yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan," tuturnya.

Usai beberapa waktu melakukan aksi, perwakilan massa akhirnya diterima audiensi oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi bersama sejumlah anggota dewan lainnya.

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan seluruh tuntutan dan aspirasi yang dibawa dalam aksi demonstrasi. 

Sekira pukul 13.10 WIB, massa aksi mulai membubarkan diri dan kondisi situasi lokasi kembali kondusif. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.