Polisi Selidiki Kematian Pegawai MBG di Kamar Kos Makassar, Suami Diduga Terlibat
Muliadi Gani June 15, 2026 04:52 PM

 

 

PROHABA.CO, MAKASSAR – Warga Jalan Manuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan muda yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Minggu (14/6/2026).

Korban diketahui berinisial ANA (24), yang bekerja sebagai pegawai pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Sulawesi Selatan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban merupakan korban pembunuhan.

Terduga pelaku disebut merupakan suami korban yang berinisial A.

Saat ini, pria tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Ketua RT 1 RW 4 Kelurahan Mannuruki, Muzakar (58), mengatakan informasi awal yang diterimanya mengarah pada dugaan keterlibatan suami korban dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Motif Suami Bunuh Istri di Ciputat Tangsel Dipicu Masalah Cemburu

“Kalau dari informasi awal itu suaminya yang bunuh,” ujar Muzakar saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, korban dan suaminya telah memiliki seorang anak.

Warga sekitar mengaku tidak mengetahui adanya persoalan rumah tangga yang dialami pasangan itu.

“Dia kontrak rumah di sini, belum cukup satu tahun dan mempunyai satu anak,” katanya.

Muzakar juga menyebutkan bahwa para tetangga tidak mendengar adanya keributan ataupun suara mencurigakan sebelum korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos.

“Kalau masalahnya belum ada yang tahu sampai dibunuh karena tetangga kamar juga tidak ada mendengar kalau terjadi pembunuhan,” tambahnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa korban bekerja di SPPG. 

"Suaminya saya tidak tahu kerja di mana. Kalau korban, menurut informasi, bekerja di MBG.

Kalau untuk posisinya sebagai apa, kami tidak tahu," bebernya.

Baca juga: Puluhan Santri Pesantren Aceh Singkil Dirawat Usai Konsumsi Menu MBG

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latief, mengungkapkan bahwa hasil olah TKP sementara menunjukkan adanya luka akibat senjata tajam pada bagian leher korban.

“Korban seorang perempuan. Pada saat ditemukan ada luka di leher, digorok,” kata Abd Latief.

Polisi juga mengonfirmasi bahwa berdasarkan bahan keterangan awal yang diperoleh penyidik, suami korban diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut.

“Untuk bahan keterangan sementara yang kami temukan, pelaku itu diduga suaminya sendiri,” ujarnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, telepon genggam dan pakaian korban juga diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami motif dan pemicu dugaan pembunuhan tersebut.

Penyidik juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian.

Baca juga: Ogah Tanggung Jawab, Remaja 18 Tahun di Ogan Ilir Racuni dan Bunuh Pacarnya yang Hamil

Baca juga: Mahasiswi Jadi Tersangka Penelantaran Bayi hingga Meninggal, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan.

Baca juga: Polisi Amankan Pria yang Ancam Bunuh dan Bakar Rumah Perawat Puskesmas Karangbaru


 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.