Gempa Lagi Baru Saja Terjadi di Sulawesi Utara Sore Ini Senin 15 Juni 2026, Info BMKG Lokasinya
Dewangga Ardhiananta June 15, 2026 05:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo 3,4 SR guncang di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin 15 Juni 2026 sore.

Guncangan gempa tersebut berpusat di laut.

"Gempa magnitudo 3,4 skala richter," dikutip dari akun X BMKG, Senin (15/6/2026).

Gempa tersebut terjadi pada pukul 15:49 WIB atau 16:49 WITA.

Pusat gempa berada di 195 kilometer barat laut Melonguane, Sulut.

Koordinat titik gempa berada di 5.70 lintang utara (LU), dan 126.24 Bujur Timur (BT).

Kedalaman pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Berikut data lengkap dari BMKG:

#Gempa Mag:3.4, 15-Jun-2026 15:49:59 WIB,

Lok:5.70 LU, 126.24 BT (195 km BaratLaut MELONGUANE-SULUT),

Kedlmn:10 Km #BMKG

Gempa 4,6 di Melonguane

Sebelumnya gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.6 SR guncang di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Senin 15 Juni 2026 sore.

Sekilas Melonguane

Jarak antara Melonguane (Kepulauan Talaud) dan Manado adalah sekitar 335 hingga 345 km.

Penerbangan langsung ke Bandara Melonguane dari Bandara Sam Ratulangi Manado memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam.

Untuk jalur laut dengan kapal laut yang biasanya berangkat dari Pelabuhan Manado menuju Melonguane, dengan durasi perjalanan memakan waktu sekitar 12 hingga 15 jam tergantung kondisi cuaca.

Gempa kecil

Termasuk gempa dangkal berskala kecil.

Getaran ini umumnya tidak membahayakan dan jarang menimbulkan kerusakan.

Karena terjadi di laut, getaran di pesisir pantai kemungkinan sangat kecil atau tidak terasa sama sekali.

Dengan magnitudo sebesar 3,4, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Energi yang dilepaskan terlalu kecil untuk memindahkan volume air laut yang cukup besar untuk memicu gelombang tsunami. 

Saat gempa, tak terasa di Manado.

Tindakan saat terjadi gempa

Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat dan berhentilah di sana.

(TribunManado.co.id/Ang)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.