TRIBUNNEWS.COM - Wakil Asia secara mengejutkan mampu tampil impresif pada awal gelaran Piala Dunia 2026.
Sejauh ini, wakil Asia yang telah bertanding belum menelan kekalahan dan bahkan mampu mencuri poin penuh ketika melawan tim-tim kuat. sebut saja Australia yang mengalahkan Turki (2-0), Korea Selatan membungkam Republik Ceko (2-1), dan Qatar 1-1 Swiss.
Yang terbaru, Jepang yang tergabung ke dalam Grup F berhasil membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda, Senin (15/6/2026) di Dallas Stadium, Arlington, Amerika Serikat.
Presiden Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI), Syahrul Fauzi, menyampaikan pandangannya terkait performa wakil Asia di laga perdana Piala Dunia 2026.
Menurutnya, sejumlah wakil Asia yang belum terkalahkan sejauh ini menunjukkan statusnya sebagai kuda hitam.
Mereka tidak dijagokan, namun bisa membuat kejutan.
"Melihat beberapa tim Asia yang tampil di Piala Dunia 2026, beberapa tim belum terkalahkan ya, itu memang menjadi status kuda hitam," kata Syahrul ketika dihubungi Tribunnews, Senin (15/6/2026) sore WIB.
"Hampir semuanya tim Asia memang tidak terlalu diunggulkan, tetap menjadi status kuda hitam."
"Terbukti, terakhir Jepang mampu melawan imbang Belanda yang notabene Belanda mempunyai skuad yang luar biasa di tahun ini."
"Kuncinya adalah rata-rata pemain atau negara Asia ini bermain secara nothing to lose, jadi tidak ada beban untuk status kuda hitam," tambahnya.
Baca juga: Iran Merasa Dipersulit di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Kegembiraan Sepak Bola Berkurang
Adapun saat ini, masih terdapat lima tim Asia yang belum memainkan pertandingan, yakni Uzbekistan, Yordania, Arab Saudi, Iran, dan Irak.
Lebih lanjut, Syahrul menilai jika Jepang dan Korea Selatan masih menjadi kandidat kuat untuk lolos fase grup.
Namun di sisi lain, Australia juga disebut memiliki peluang besar untuk mengikuti jejak tersebut.
"Melihat dari potensi, melihat dari pandangan saya sih Jepang dan Korea Selatan mungkin tetap menjadi langganan untuk bisa lolos dari fase grup ini ya."
"Tapi melihat dari itu, mungkin tim di luar Korea Selatan sama Jepang, mungkin aku juga mempertimbangkan Australia yang mungkin juga akan lolos sampai 16 besar," ujar Syahrul.
Ia pun berharap akan ada wakil Asia yang mampu melaju jauh seperti pencapaian Korea Selatan pada Piala Dunia 2002 silam yang kala itu lolos semifinal.
"Mungkin kalau saya masih tetap menjagokan Jepang dan Korea Selatan untuk bisa lolos dari fase grup."
"Atau mungkin bisa lebih jauh, kita mengingat tahun 2002 saat Korea Selatan berhasil mencatat prestasi yang luar biasa dengan finish di 4 besar.
"Semoga di tahun ini 2026 tim-tim Asia bisa menjadi sorotan dunia," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Isnaini)