Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Tengah memastikan pendaftaran Program Beasiswa BERANI Cerdas dan Bantuan Biaya Pendidikan masih dibuka.
Masyarakat, khususnya mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif, diimbau tidak panik terkait beredarnya informasi yang menyebut pendaftaran telah ditutup.
Penanggung Jawab Program BERANI Cerdas Disdik Sulteng, Dr Sintia Dewi Mateka, menegaskan informasi tersebut tidak benar.
Menurutnya, hingga saat ini proses pendaftaran dan pengunggahan berkas untuk jalur mandiri perguruan tinggi negeri maupun seleksi masuk perguruan tinggi swasta masih berlangsung.
"Ada beberapa informasi di luar bahwa sudah ditutup untuk upload berkas bagi mandiri dan seleksi swasta, itu tidak benar. Masih tetap dibuka pendaftaran, masih tetap dibuka untuk penguploadan berkas," kata Sintia saat ditemui, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, batas waktu yang sebelumnya diumumkan hanya berlaku bagi peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Baca Juga: Eliminasi Schistosomiasis, Saatnya Sulteng Beralih dari Pengendalian Menuju Pemutusan Transmisi
Hal itu dilakukan karena menyesuaikan tenggat pembayaran pada sistem nasional.
Sementara itu, untuk jalur mandiri dan seleksi perguruan tinggi swasta, pendaftaran direncanakan tetap dibuka hingga November 2026.
Sintia juga kembali menjelaskan kategori beasiswa yang tersedia agar calon penerima tidak keliru saat mendaftar.
Program tersebut terbagi dalam dua jalur utama, yakni jalur prestasi dan jalur afirmasi.
Pada jalur prestasi akademik, beasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa aktif yang memenuhi standar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Sedangkan bagi mahasiswa baru, syarat yang digunakan adalah nilai rata-rata ijazah minimal 85.
Sementara untuk jalur prestasi non-akademik, pendaftar wajib melampirkan sertifikat resmi yang telah dikurasi oleh lembaga pemerintah.
Kategori ini mencakup juara olahraga dan seni tingkat provinsi maupun nasional, mantan Ketua OSIS tingkat provinsi, anggota Paskibraka tingkat provinsi atau nasional, juara STQ dan MTQ dalam empat tahun terakhir, hingga penghafal Al-Qur'an minimal lima juz.
"Anak ASN juga bisa mendaftar melalui jalur prestasi jika memenuhi syarat yang ditetapkan," ujarnya.
Adapun jalur afirmasi diperuntukkan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.
Hingga pertengahan Juni 2026, jumlah pendaftar jenjang S1 tercatat telah melampaui 20 ribu orang.
Disdik Sulteng masih melakukan pemutakhiran dan pemisahan data untuk mengetahui jumlah pendaftar pada masing-masing jenjang pendidikan.
Baca juga: Muhammad Safri Sebut Keterwakilan Perempuan di PKB Sulteng Capai 37 Persen, Lampaui Syarat KPU
Dalam kesempatan itu, Sintia mengingatkan seluruh pendaftar agar teliti saat memilih menu dan jalur pada aplikasi pendaftaran.
Ia menyoroti masih adanya kebingungan terkait posisi pendaftar program profesi dan koas kedokteran.
"Untuk program profesi dan koas, kalian masuk di jenjang S2 pada pilihan Bantuan Biaya Pendidikan. Jadi jangan ambil di S1, ambil di S2 agar tidak salah pilih di dalam aplikasi," tegasnya.
Ia menambahkan, kuota bantuan pendidikan untuk jenjang S2 sangat terbatas dan akan melalui proses seleksi ketat.
Karena itu, pihaknya tidak dapat memberikan kepastian kepada pendaftar mengenai peluang kelulusan sejak awal.
"Karena S2 itu menggunakan seleksi dan ada kuotanya, kami tidak bisa menjamin atau memberikan kepastian di awal siapa nanti yang akan lolos," pungkasnya. (*)