Fokus Lihat Google Maps, iPhone 17 Pro Max WNA Selandia Baru Dijambret di Underpass Tuban
Ida Ayu Suryantini Putri June 15, 2026 07:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang warga negara asing (WNA) perempuan asal Selandia Baru berinisial MBE (26) menjadi korban penjambretan di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, dekat Underpass Tuban, Kuta, Badung. 

Peristiwa kriminal yang sempat viral di media sosial ini ditangani langsung oleh pihak kepolisian.

Saat ini aparat tengah memburu pelaku yang beraksi memanfaatkan kelengahan korban tersebut.

Baca juga: WNA Inggris Ditemukan Meninggal di Villa Ubud, Penyelidikan Sementara Mengarah ke Faktor Usia 

"Dugaan penjambretan handphone terhadap seorang warga negara asing," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, saat dijumpai Tribun Bali di Denpasar pada Senin 15 Juni 2026.

Iptu Gede Adi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menimpa korban pada Jumat, 12 Juni 2026 petang, sekitar pukul 16.55 WITA. 

Aksi kejahatan jalanan ini bermula ketika korban MBE dibonceng oleh teman laki-lakinya bernama Jayden. 

"Mereka dalam perjalanan pulang rekreasi dari Pantai Melasti, Kuta Selatan, dan hendak kembali menuju villa tempat mereka menginap," ujar dia.

Baca juga: Geger Penemuan Jenazah WNA Inggris di Ubud Bali, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Untuk melihat arah jalan pulang, korban mengeluarkan handphone miliknya untuk memandu perjalanan menggunakan aplikasi peta digital. 

Namun, situasi tersebut justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Saat motor korban melintas di dekat Underpass Tuban, tiba-tiba dari arah sebelah kanan muncul seorang pria misterius yang mengendarai sepeda motor. 

Pelaku yang saat itu mengenakan jas hujan berwarna biru tua langsung memepet motor korban.

Baca juga: Geger Penemuan Jenazah WNA Inggris di Ubud Bali, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Dengan gerakan cepat, pelaku merampas iPhone 17 Pro Max warna dark blue yang sedang digenggam erat oleh korban. 

Pelaku kemudian langsung tancap gas memotong di depan motor korban dan kabur berkecepatan tinggi.

Sadar handphone-nya dijarah, Jayden langsung berupaya mengejar pelaku yang memacu motornya ke arah simpang Tuban. 

Aksi kejar-kejaran sempat terjadi, namun sesampainya di lampu lalu lintas simpang Tuban, korban akhirnya kehilangan jejak pelaku yang bergerak sangat lincah di tengah lalu lintas.

Akibat kejadian tersebut, korban MBE kehilangan handphone beserta clear case-nya dengan taksiran kerugian material yang cukup besar mencapai belasan juta rupiah.

Lalu langsung mendatangi Polsek Kuta untuk membuat Pengaduan Masyarakat (Dumas).

Menanggapi kasus menonjol yang menyasar wisatawan asing ini, Polresta Denpasar menegaskan telah menerjunkan tim lapangan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. 

Kepolisian juga meminta peran aktif masyarakat jika melihat pergerakan mencurigakan di sekitar tempat kejadian perkara.

"Saat ini tim masih melakukan penyelidikan intensif terkait dengan informasi tersebut," tegas Iptu Gede Adi.


"Mohon kerjasamanya dari seluruh warga masyarakat terkait dengan informasi apa yang diperoleh untuk bisa melaporkan ke call center 110," pungkasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.