Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Gelombang demonstrasi muncul di Jakarta dan berbagai wilayah di Indonesia yang dipicu ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah.
Isu ini menjadi salah satu topik pembicaraan Ketua Umum Relawan Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertamu di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Senin (15/6/2026).
Ia pun ingin agar para pihak mewaspadai kemungkinan adanya penumpang gelap dalam aksi-aksi ini.
Ia sendiri menghormati penyampaian aspirasi dari sejumlah elemen masyarakat tersebut.
“Mungkin ada koreksi dari para mahasiswa. Tapi ketika demonstrasi ada unsur politik, ada penumpang gelap, pertama memberikan kesadaran kepada mereka,” jelasnya, Senin (15/6/2026).
Ia berharap tidak ada maksud-maksud terselubung yang dimasukkan dalam penyampaian aspirasi ini.
“Jangan sampai mereka masuk dalam pusaran maksud tertentu, maksud jahat dari elite politik ataupun kekuatan asing yang ingin memecah belah,” terangnya.
Ia juga berharap masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dengan tertib. Selain itu, ia juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak melakukan tindakan represif.
“Kita ada diskusi. Kalau demonstrasi dilakukan mahasiswa itu suatu kewajaran. Boleh berdemo, tapi berdemolah dengan tertib. Jauhkan namanya anarkis dan semua aparat penegak hukum mengayomi, tidak bersifat represif,” jelasnya.
Menurutnya, tak semua tuntutan bisa dipenuhi oleh pemerintah. Namun, terlepas dari itu, ia berharap tidak terjadi upaya untuk memecah belah.
Baca juga: Di Solo, Relawan Beberkan Alasan Uji Labfor Independen Tak Berlanjut dalam Kasus Ijazah Jokowi
“Semua permintaan harus berdasarkan kaidah hukum. Mungkin ada permintaan yang dipenuhi dan mungkin juga permintaan tidak dipenuhi. Tapi kalau tidak dipenuhi jangan berbuat anarkis. Karena yang rugi kita. Jangan sampai dijadikan proksi dari luar untuk memecah belah kita,” terangnya.
Selain membicarakan demonstrasi yang akhir-akhir ini terjadi, ia juga diberi pesan oleh Jokowi untuk mendukung program pemerintah.
“Pesan beliau, dukung penuh tanpa lelah agar semua program-program bisa dirasakan masyarakat. Terutama informasi untuk melawan hoaks terhadap semua program-program pemerintah yang selama ini mendapat narasi kesesatan yang dibangun oleh pihak yang tidak menyukai program yang bersifat menyentuh rakyat. Arahan Pak Jokowi, tetap semangat dalam bekerja, tetap semangat dalam berbakti kepada rakyat,” jelasnya. (*)