TRIBUNWOW.COM - Pemain yang mencuri perhatian di musim 2025/2026 Super League Liga 1 akan dijadikan satu tim.
Rumor itu mencuat saat para pemain sekelas Dalberto Luan, Allano Lima dan Maxwell Souza dikabarkan merapat di Bhayangkara FC.
Lalu, bagaimana potensi kekuatan Bhayangkara FC jika kedatangan Allano Lima, Maxwell Souza dan Dalberto Luan?
Baca juga: Lini Serang Bhayangkara FC Gak Ada Obat Musim Depan: Persib Dipecundangi, Karma is Real ke Persija?
Bhayangkara FC saat ini juga dikabarkan mempertahankan Moussa Sidibe yang juga mencuri perhatian.
Di musim lalu, Moussa Sidibe hanya bermain setengah musim untuk Bhayangkara FC dengan status pinjaman.
Performanya yang apik membuat Bhayangkara FC tertarik untuk menebus Moussa Sidibe dari klubnya Johor Darul Tazim Liga Malaysia.
Dengan ketambahan 3 pemain asing maka Sidibe juga kedatangan kekuatan sekaligus pilihan penggawa lainnya.
Pasalnya, 4 pemain asing di lini depan yang akan diturunkan langsung akan mengurangi jumlah pemain lainnya di posisi berbeda.
Pemain asing masih bisa berada di posisi gelandang hingga bek sedangkan Bhayangkara FC tidak menggunakan kiper asing di musim lalu.
Lalu bagaimana peta kekuatan lini serang dari Bhayangkara FC jika kedatangan ketiganya?
Di musim lalu, Dalberto Luan adalah top skor dari Arema FC dengan menorehkan 19 gol dalam 29 kali penampilan.
Jika didatangkan ke Bhayangkara FC, besar kemungkinan jika Dalberto masih akan mengisi posisi penyerang.
Insting menyerang Dalberto bisa dimanfaatkan Bhayangkara FC untuk mencetak gol yang lebih banyak dibanding musim lalu.
Statistik menunjukkan, jika Dalberto bersama Arema FC memiliki insting menyerang dan teknis yang tinggi.
Selain itu ia juga memberikan 8 kali umpan.
Baca juga: Sosok Pilar Lini Belakang Eks Mohun Bagan yang Dipantau Persib Bandung dan Persija Jakarta
Selain menyeramkan di lini serang, Bhayangkara FC akan mengancam juga dari sisi sayap.
Pasalnya, sisi sayap kanan akan diisi oleh Maxwell Souza yang memiliki kekuatan menyerang hingga defending.
Dengan kaki kanan, Maxwell bersama Persija Jakarta telah memberikan 16 gol dan 3 assist.
Ia juga kerap berganti posisi dengan Allano Lima yang juga bisa dipasang sebagai sayap kanan.
Bedanya, Allano Lima memiliki kekuatan di kaki kirinya.
Selain sayap kanan, Allano Lima juga bisa bermain di sayap kiri.
Namun, kemampuan menyerangnya tidak lebih bagus dibanding Allano Lima.
Ia lebih mengutakamakan kekuatan teknis.
Kelemahan dari Allano Lima di musim lalu dengan Persija Jakarta adalah kerap absen karena mengoleksi akumulasi kartu.
Baca juga: Persis Solo Kalah Pamor dari Rival Derbi Jateng: PSIS Semarang Datangakan Eks Persija Jakarta
Mousse Sidibe yang hanya bermain setengah musim dengan Bhayangkara FC berposisi sayap kanan.
Fungsinya hampir sama seperti Allano Lima yang banyak mengutamakan teknis.
Bersama Bhayangkara FC ia mencatatkan 15 gol hanya dalam 16 penampilan.
Termasuk 9 assistnya dan 4 kartu kuning.
Frekuensi golnya mencapai 94,9 persen.
Ia bisa menjadi tandem yang pas untuk Dalberto Luan sebagai pengumpan atau false nine. (TribunWOw.com/ Tiffany Marantika)