Nestapa Rahmawati Mahasiswi Gorontalo: Urus Wisuda, Skripsi dan Laptop Musnah Akibat Kos Terbakar
Fadri Kidjab June 15, 2026 06:47 PM

 


TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang mahasiswi semester akhir Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rahmawati Yunus, harus menelan pil pahit setelah kamar kos yang ditinggalinya ludes terbakar pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Musibah yang terjadi di Perumahan Awara Karya, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, ini menghanguskan laptop beserta seluruh data skripsi dan berkas administrasi wisuda miliknya.

Ketika si jago merah mengamuk, Rahmawati sedang berada di kampus untuk mengurus berbagai persyaratan akademik menjelang kelulusannya. Langkah terakhir menuju wisuda yang dinantinya justru berubah menjadi duka mendalam saat ia menerima kabar tempat tinggalnya ikut tersambar api.

"Pas saya sampai di sini sudah habis terbakar. Laptop saya juga ikut terbakar bersama semua data yang ada di dalamnya," ungkap Rahmawati dengan mata berkaca-kaca di lokasi kejadian.

Kehilangan ini menjadi pukulan telak. Di dalam laptop tersebut tersimpan seluruh dokumen penting hasil perjuangannya selama kuliah, mulai dari file skripsi, data penelitian, tugas kuliah, hingga berkas administrasi wisuda yang tengah dipersiapkan.

"Semua data skripsi ada di situ. Berkas untuk wisuda juga ada. Sekarang sudah tidak ada lagi karena ikut terbakar," katanya dengan nada sedih.

Tak hanya perangkat elektronik dan dokumen akademik, seluruh barang pribadi milik Rahmawati—seperti pakaian, perlengkapan kuliah, dan kebutuhan sehari-hari—tidak ada yang sempat diselamatkan. Kini, ia mengaku hanya memiliki pakaian yang melekat di badannya saat berangkat ke kampus pagi itu.

Kronologi dan Kendala Pemadaman

KEBAKARAN -- TIM Damkar Kota Gorontalo berupaya memadamkan kebakaran di Perumahan Awara Kota Gorontalo, Senin 15 Juni 2026.
KEBAKARAN RUMAH -- TIM Damkar Kota Gorontalo berupaya memadamkan kebakaran di Perumahan Awara Kota Gorontalo, Senin 15 Juni 2026. (TribunGorontalo.com)

Baca juga: Kebakaran di Liluwo Gorontalo Bikin Erni Kehilangan Segalanya, TV-Kulkas hingga Ijazah Ludes

Berdasarkan amatan TribunGorontalo.com sekitar pukul 11.51 Wita, kobaran api tampak membakar bangunan di tengah cuaca mendung yang menyelimuti Kota Gorontalo. 

Sedikitnya tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api agar tidak menjalar ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Proses pemadaman sempat berlangsung sulit lantaran akses menuju lokasi berada di lorong yang sempit. Warga sekitar pun turut bergerak membantu petugas guna mengamankan lingkungan dan membuka ruang bagi armada pemadam kebakaran.

Salah satu saksi mata, Yudin Yusuf (45), menerangkan bahwa kebakaran ini menghanguskan dua bangunan sekaligus.

"Ada dua bangunan yang terbakar, rumah dan kos-kosan," ujar Yudin.

Ia merinci bahwa bangunan yang terdampak adalah rumah milik Erni Ngabito dan bangunan kos milik Pier Simanjuntak, tempat Rahmawati menetap. Menurut Yudin, api pertama kali terlihat dari rumah warga sebelum akhirnya membesar dan merembet ke area kos.

"Saya di belakang, kaget api sudah besar," tambahnya.

Warga menduga kebakaran ini dipicu oleh kompor yang lupa dimatikan, namun penyebab pasti peristiwa ini masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Meski dipastikan tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir sangat besar. Suasana haru terus menyelimuti lokasi kejadian saat para penghuni kos menyaksikan sisa-sisa barang mereka yang telah menghitam menjadi puing.

Kini, para korban hanya bisa pasrah dan berharap adanya uluran bantuan dari pemerintah. Bagi pemilik rumah maupun penghuni kos yang kamarnya hangus, hampir tidak ada harta benda yang bisa mereka selamatkan dari amukan api. (/Jefri)*

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.